Akhir Tahun, Darmin Kebut Tiga Pekerjaan Rumah

Jum'at, 14 Desember 2018 - 21:30 WIB
Akhir Tahun, Darmin...
Akhir Tahun, Darmin Kebut Tiga Pekerjaan Rumah
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, mengungkapkan ada tiga pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan pembahasannya di sisa akhir tahun 2018. Ketiga PR itu terkait masalah lahan, dimana pemerintah ingin membuat suatu Peraturan Presiden (Perpres).

Darmin menjelaskan, pertama, pembahasan tentang Percepatan Penyelesaian Tanah Dalam Kawasan Hutan (PPTKH), saat ini masih tertunda di pihak daerah. Ia menerangkan, masalah ini akan dibahas bersama Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup serta Menteri Agraria dan Tata Ruang.

"Jadi ada tiga pekerjaan rumah, dua soal Perpres dan satu mengenai Inpres (Instruksi Presiden). Soal Perpres Percepatan Lahan dalam Kawasan Hutan, ini sudah jalan. Dari bupati sudah naik hasil identifikasinya, tetapi sebagian besar masih tertahan di gubernur. Sebagian lagi sudah naik ke sini, sudah diverifikasi dan ada rekomendasi dari gubernur. Intinya kita masih menunggu," ujarnya di Jakarta, Jumat (14/12/2018).

Lalu untuk masalah kedua mengenai moratorium kelapa sawit. Dia menjelaskan, pemerintah terus mendorong agar kelapa sawit Indonesia bisa memenuhi syarat internasional.

"Dalam 3 tahun, kita identifikasi semua kebun sawit, mau itu yang 1 hektare punya perorangan, mau 100.000 hektare punya konglomerat, kita akan cek surat-suratnya, beres tidak. Jangan cuma kemudian sudah hasilnya banyak, izin sama sertifikasinya tidak diurusin. Termasuk 20% apa sudah dibagi sama rakyat kecil? Kalau sudah semuanya, ya bagus," katanya.

Terakhir, penyelesaian Perpres Rediva Agraria. Untuk menyelesaikan sengketa agraria antara perusahaan atau pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, ketiga hal tersebut yang masih menjadi PR bagi kementeriannya. Dia pun belum mengetahui kapan ketiga hal itu bisa diselesaikan.

"Jadi masih ada 3 pekerjaan rumah. Tapi bukan berarti akhir tahun ini selesai. Jadi ingin penanganan. Karena ini program besar. Tetapi ini tetap berjalan, tinggal mengikuti perkembangannya sejauh mana," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Boot Penuh Lumpur, Airlangga...
Boot Penuh Lumpur, Airlangga Blusukan ke Sawah Tinjau Smart Farming di Klaten
Rakor Terbatas Kementerian...
Rakor Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Menko Luhut Gandeng...
Menko Luhut Gandeng Uni Emirat Arab Produksi 1 Juta Vaksin Corona
Zulhas Blak-blakan soal...
Zulhas Blak-blakan soal Bahlil Ditawari Prabowo Jadi Menko Ekonomi
Luhut Belum Mau Terima...
Luhut Belum Mau Terima Turis Asing, Pelancong Lokal Punya Simpanan Uang Banyak
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
8 jam yang lalu
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
8 jam yang lalu
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
9 jam yang lalu
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
9 jam yang lalu
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
9 jam yang lalu
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
9 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved