Asyik, Sekarang Wakaf Semakin Mudah

Sabtu, 15 Desember 2018 - 09:15 WIB
Asyik, Sekarang Wakaf...
Asyik, Sekarang Wakaf Semakin Mudah
A A A
SURABAYA - Saat ini wakaf semakin mudah, bahkan tidak harus menjadi kaya dulu untuk berwakaf. Jika dulu wakaf identik dengan fisik bangunan atau sebidang tanah dari seseorang yang kelebihan harta, sekarang wakaf bisa dalam bentuk uang tunai.

Bahkan masyarakat bisa mewakafkan sebagian kelebihan hartanya hanya melalui aplikasi di smartphone. Nominal uang yang diwakafkanpun tidak harus besar. Di Indonesia, ada beberapa bank syariah yang siap menerima wakaf uang yaitu salah satunya Bank Syariah Bukopin.

Manager Pelayanan dan Operasi Cabang Surabaya, PT Bank Syariah Bukopin (BSB), Ellis Ferdyna, mengatakan Bank Syariah Bukopin tidak secara langsung mengelola wakaf, tapi hanya sebagai penyalur. "Posisi kita hanya sebagai mediasi, untuk mempermudah Wakif (orang yang berwakaf)", katanya.

Bank Syariah Bukopin sebagai Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS-PWU), bermitra dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) dalam pengelolaan aset wakaf uang. Salah satu caranya yaitu dengan menginvestasikan wakaf uang tersebut dalam produk-produk perbankan syariah.

"Karena dari awal memang BWI adalah salah satu lembaga resmi badan amal yang telah disahkan oleh pemerintah", ujar Ellis saat ditemui di Indonesia Shari’a Economy Festival (ISEF) 2018 di Grand City Surabaya, Jumat (14/12/2018).

Ellis menjelaskan, wakaf uang terbagi menjadi dua macam, yaitu wakaf abadi dan wakaf berjangka. Wakaf abadi yaitu harta berupa uang tunai yang diwakafkan untuk dimanfaatkan selamanya. Sedangkan Wakaf berjangka yaitu harta benda yang diwakafkan berupa uang tunai untuk dimanfaatkan dengan jangka waktu minimal 5 tahun.

"Kita sekarang menekankan wakaf abadi. Jadi nilai wakaf itu mau Rp1.000, Rp2.000, Rp10.000, kami terima. Tidak seperti wakaf investasi yang nilainya minimal Rp10 jutaan sesuai SK Menteri juga", papar dia. Wakif akan memperoleh Sertifikat Wakaf Uang jika berwakaf mulai Rp1 juta.

Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Jawa Timur, Supriyadi, menambahkan wakaf uang ini sudah melalui kajian fiqih dan fatwa ulama tentang bolehnya wakaf dalam bentuk uang tunai. "Ini bisa dijadikan sarana investasi akhirat dengan manfaat untuk kesejahteraaan sosial", ujarnya.

Ia menegaskan, BWI bersifat independen dan perwujudan amanat yang digariskan dalam Undang-undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. Kehadiran BWI, sebagaimana dijelaskan dalam pasal 47, adalah untuk memajukan dan mengembangkan perwakafan di Indonesia.

"Sebagai lembaga independen yang dipercaya masyarakat, BWI senantiasa akan mewujudkan potensi dan manfaat ekonomi harta benda wakaf untuk kepentingan ibadah dan pemberdayaan masyarakat", tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Potensinya Besar, Pengetahuan...
Potensinya Besar, Pengetahuan dan Literasi Wakaf di Indonesia Perlu Dikembangkan
Punya Manfaat Multidimensi,...
Punya Manfaat Multidimensi, Ekosistem Wakaf Perlu Dikembangkan
Rakernas BWI Dukung...
Rakernas BWI Dukung Visi Indonesia Emas lewat Akselerasi Wakaf Tunai dan Produktif
Hukum Menjual dan Memindahkan...
Hukum Menjual dan Memindahkan Tanah Waqaf
Masyarakat Dinilai Perlu...
Masyarakat Dinilai Perlu Diberi Pemahaman tentang Potensi Wakaf
Lahirkan Nazhir Wakaf...
Lahirkan Nazhir Wakaf Profesional, BWI dan WMI Gelar Pelatihan dan Sertifikasi
Berita Terkini
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
38 menit yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
43 menit yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
1 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
2 jam yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
2 jam yang lalu
Infografis
Bukti Risiko Bumi Dihantam...
Bukti Risiko Bumi Dihantam Asteroid Semakin Meningkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved