Dolar AS Bersinar Mencapai Level Tertinggi 19 Bulan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 05:32 WIB
Dolar AS Bersinar Mencapai...
Dolar AS Bersinar Mencapai Level Tertinggi 19 Bulan
A A A
NEW YORK - Dolar Amerika Serikat (USD) bersinar pada perdagangan pasar uang Jumat waktu setempat. Greenback--sebutan USD mencapai level tertinggi 19 bulan melawan enam mata uang utama. Menguatnya USD seiring kekhawatiran politik dan ekonomi di Eropa, sehingga investor meningkatkan permintaan akan mata uang safe haven ini.

Masalah Brexit yang berlarut-larut dan perlambatan ekonomi Uni Eropa, membuat USD menjadi investor darling. Melansir dari Reuters, Sabtu (15/12/2018), poundsterling Inggris ambruk karena pedagang khawatir rencana Perdana Menteri Inggris Theresa May mengamankan jaringan dari Uni Eropa soal kesepakatan Brexit, gagal mencapai hasil.

Di luar itu, ekonomi China juga mulai menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Data penjualan ritel China pada November lewat, berada di jalur paling lambat sejak tahun 2003. Dan hasil industri China juga berada di level rendah dalam tiga tahun.

Alhasil, indeks USD terhadap enam mata uang utama naik 0,49% menjadi 97,536, level tertinggi sejak Mei 2017. Daya tarik dolar AS juga meningkat setelah data penjualan ritel dan produksi industri AS menunjukkan hasil optimis.

Hasil tersebut membuat euro tersungkur ke level USD1,1307, poundsterling Inggris melemah ke USD1,2586 dan yuan China jatuh 0,38% menjadi 6,9038 per USD. Dolar Australia juga tergelincir ke 0,718.

Namun, para pengamat menilai keuntungan dolar akan dibatasi pada pekan depan, jika The Fed tidak jadi menaikkan kembali suku bunga. Hanya saja, para pedagang optimis bank sentral tetap dengan sikapnya kendati mendapat kritik dari Presiden AS Donald Trump.

Pasar menyiratkan kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga sebesar 82%, dimana bank sentral akan meningkatkan suku bunga seperempat poin, dari 2,25 menjadi 2,50% pada pertemuan Rabu pekan depan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Menguat saat...
Rupiah Menguat saat Banyak Mata Uang Asia Melemah
5 Mata Uang Paling Banyak...
5 Mata Uang Paling Banyak Digunakan di Dunia, Nomor 1 Transaksi Hariannya Tembus Rp43.500 Triliun
8 Efek Mata Uang Baru...
8 Efek Mata Uang Baru BRICS terhadap Dollar AS jika Sudah Berlaku
Deretan Negara Ini Tak...
Deretan Negara Ini Tak Mempunyai Mata Uang, Salah Satunya Tetangga Indonesia
Mata Uang BRICS Bakal...
Mata Uang BRICS Bakal Gantikan Dolar Disebut Gagasan Konyol
Apakah Bitcoin Bisa...
Apakah Bitcoin Bisa Menggantikan Dolar AS di Masa Depan?
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan AS Beri Donasi...
3 Alasan AS Beri Donasi Senjata Miliaran Dolar ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved