Neraca Dagang Kembali Defisit, Sri Mulyani Sebut Imbas Perang Dagang

Senin, 17 Desember 2018 - 12:59 WIB
Neraca Dagang Kembali...
Neraca Dagang Kembali Defisit, Sri Mulyani Sebut Imbas Perang Dagang
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani turut mengomentari, kondisi neraca perdagangan Indonesia yang kembali mengalami defisit pada November 2018 mencapai UDS2,05 miliar. Angka tersebut tercatat lebih besar dibandingkan defisit dagang pada Oktober 2018 sebelumnya sebesar USD1,82 miliar.

Melihat hal tersebut, menurut Mantan Direktur Bank Dunia itu bahwa perang perdagangan Amerika Serikat (AS) versus China telah mempengaruhi ekspor Indonesia yang mengalami penurunan. Faktor eksternal, dinilai oleh Sri Mulyani menjadi salah satu yang mempengaruhi raihan negatif neraca perdagangan RI menjelang akhir tahun

"Kita melihat faktor ekonomi luar dari sisi ekspor jadi tantangan beberapa komoditas kita. Ekspor itu harus kita dilihat dengan sangat hati-hati, karena kondisi perdagangan Amerika dan China," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Senin (17/12/2018).(Baca Juga: Merosot, Neraca Perdagangan RI November 2018 Defisit USD2,05 Miliar )
Sambung dia, menerangkan pertumbuhan ekonomi China sudah mengalami perubahan hingga mempengaruhi komoditas ekspor Indonesia. Sehingga aktivitas ekspor sangat terbatas yang berujung membuat neraca kembali defisit, lantaran impor masih lebih besar.

"China itu pertumbuhan ekoniminya sedang penyesuaian yakni internal sendiri karena war (perang dagang) dengan Amerika Serikat. Kita harus melihat pasar beberapa, dengan isu ekonomi yang menjadi penghambat dan tendensinya melemah sehingga ekspor sangat terbatas," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PPKM Darurat Tak Akan...
PPKM Darurat Tak Akan Menghentikan Laju Surplus Neraca Perdagangan
Jaga Rekor 43 Bulan...
Jaga Rekor 43 Bulan Beruntun, Neraca Dagang RI November 2023 Cetak Surplus USD4,62 Miliar
Hebat, Neraca Dagang...
Hebat, Neraca Dagang Indonesia Suplus 29 Bulan Beruntun hingga September
Impor Tinggi, Neraca...
Impor Tinggi, Neraca Dagang Diramal Masih Bisa Surplus Tipis
Pemerintah Akui Surplus...
Pemerintah Akui Surplus Neraca Dagang Tak Berarti Ekonomi Stabil
Neraca Dagang November...
Neraca Dagang November 2020 Diproyeksi Cetak Surplus USD3,11 Miliar
Berita Terkini
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
18 menit yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
20 menit yang lalu
Purbaya Kembali Tepis...
Purbaya Kembali Tepis Rumor Reshuffle dan Resign: Saya Sukanya Maju, Bukan Mundur
24 menit yang lalu
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
25 menit yang lalu
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
2 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved