Rupiah Jaga Tren Perbaikan Saat Euro Bangkit Melawan Dolar

Selasa, 18 Desember 2018 - 17:13 WIB
Rupiah Jaga Tren Perbaikan...
Rupiah Jaga Tren Perbaikan Saat Euro Bangkit Melawan Dolar
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Selasa (18/12/2018) ditutup menjaga tren perbaikan sejak awal pembukaan pagi tadi. Pergerakan positif rupiah di hari kedua pekan ini mengiringi kebangkitan euro ketika melawan balik dolar AS.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan sore menjaga tren penguatan pada posisi Rp14.495/USD dibandingkan sebelumnya di level Rp14.575/USD. Pergerakan harian rupiah pada pekan ketiga Desember 2018 berada pada level Rp14.475 hingga Rp14.611/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga meningkat ke level Rp14.501/USD dibandingkan awal pekan kemarin Rp14.580/USD. Rupiah hari ini bergerak mulai pulih di kisaran Rp14.480-Rp14.561/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah justru hanya naik tipis menjadi Rp14.687/USD dari sesi kemarin yang ambruk menuju Rp14.700/USD. Rupiah menunjukkan kembali menguat menghadapi USD dari kemarin meskipun tidak terlalu besar.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah menjelang akhir tahun membaik ke level Rp14.523/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah balik melawan dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp14.617/USD.

Di sisi lain euro pada perdagangan Selasa, berbalik bangkir seiring pelemahan dolar ketika investor memperkirakan kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi global akan mendorong Bank Sentral AS alias Federal Reserve untuk memperlambat laju kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan minggu ini.

Kondisi tersebut mengangkat euro mencapai sebesar 0,2% pada posisi 1,1373 terhadap dolar AS, setelah memulihkan semua kerugian di awal pekan kemarin usai dihantam oleh data pelemahan zona euro. Sementara itu dukungan sedikit mereda kepada greenback dengan indeks dolar lebih rendah 0,2% menjadi 96,931 setelah turun 0,4% hari sebelumnya.

Yen Jepang menguat sekitar 0,3% terhadap dolar karena kekhawatiran investor terhadap perlambatan pertumbuhan global meningkatkan permintaan untuk aset keselamatan. Swiss franc, safe haven lain juga merayap tipis 0,2%. Sedangkan Poundsterling yang mengalami tekanan dalam beberapa bulan terakhir terimbas ketidakpastian negosiasi Brexit, bertahan stabil di 1,2653 saat melawan dolar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
8 jam yang lalu
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
8 jam yang lalu
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
8 jam yang lalu
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
8 jam yang lalu
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
9 jam yang lalu
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Setan Merah Ingin Pastikan...
Setan Merah Ingin Pastikan Runner Up saat Melawan Fulham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved