Kereta Pilihan Moda Transportasi Liburan Akhir Tahun

Kamis, 20 Desember 2018 - 12:02 WIB
Kereta Pilihan Moda...
Kereta Pilihan Moda Transportasi Liburan Akhir Tahun
A A A
JAKARTA - Masyarakat banyak yang menikmati liburan Natal 2018 dan Tahun 2019 (Nataru) dengan pergi ke luar kota. Sebagian besar di antaranya menggunakan moda tranportasi kereta api.

Namun, di sisi lain, meski PT KAI telah menambah jadwal perjalanan kereta api, itu tak mencukupi volume penumpang yang hendak berlibur. Kursi yang disediakan PT KAI dinilai tak sebanding dengan animo masyarakat yang ingin berlibur.

Di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, misalnya, masyarakat terlihat memenuhi kawasan selatan stasiun yang dikhususkan untuk pemberangkatan penumpang. Bahkan, aula besar pun sudah dipenuhi calon penumpang kereta sehingga stasiun tampak penuh sesak.

“Saya sengaja beli makan dulu di stasiun karena kalau di kereta bisa mahal harganya,” kata Rian, 34, salah satu calon penumpang di stan makanan cepat saji di Gambir, kemarin.

Situasi sama juga terlihat di selasar dekat parkiran. Terlihat sejumlah calon penumpang yang membawa tas besar dan koper duduk menunggu jadwal keberangkatan di lokasi itu. Bahkan, tiga orang remaja, Tata, 20, Reza, 21, dan Julius, 20, mengaku kehabisan tiket untuk keberangkatan ke Bandung. Alhasil, mereka kemudian mencari travel untuk memecahkan masalah tiket itu. “Saya lupa kalau ini liburan sekolah. Kita pikir pesan di sini masih bisa, ternyata habis,” ucapnya.

Kondisi tak jauh beda terasa di Stasiun Senen, Jakarta Pusat. Sejumlah penumpang mulai menumpuk di kawasan lorong menuju pintu masuk karena masuk stasiun Senen hanya dibolehkan yang mempunyai tiket dan mau berangkat.

Tarsi Sutomo, 32, salah satu calon penumpang mengatakan kondisi Senen cukup padat dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Dia mengakui keberadaanya tengah menunggu pembatalan tiket kereta untuk perjalanan Jumat (21/12) mendatang. “Sulit Mas kalo nunggu sistem online. Pasti langsung habis, mending nunggu di sini saja,” kata Tarsi yang telah menunggu sejak Sabtu siang.

Senior Manager Coorporate Communication Daerah Operasional (Daop) 1 PT KAI Edi Kuswoyo mengakui bahwa tiket keberangkatan kereta ke sejumlah kota besar di Pulau Jawa tercatat habis hingga 23 Desember. ”Kalau di Gambir ada 8 kota, kalau di Senen ada 5 kota. Semua perjalanan kereta reguler dan tambahan terpantau habis,” ucap Edi.

Kondisi sama terjadi di wilayah layanan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung. Tercatat tiket KA keberangkatan 21 Desember 2018 hingga 1 Desember 2019 nyaris ludes terjual. “Rata-rata tiket KA untuk libur Natal dan Tahun Baru telah terjual 95% lebih, hampir 100%. Kami cek, kenapa 21 Desember sudah habis karena 22, 23, 24 Desember itu cuti bersama, libur,” kata Humas PT KAI Daop 2 Bandung Joni Martinus kemarin.

KAI Daop 2 Bandung memprediksi lonjakan penumpang libur Natal akan terjadi pada H-1 atau Senin (24/12) dan arus balik diprediksi terjadi pada H+1 Tahun Baru atau 2 Januari 2019.

Menurut Joni, mengantisipasi lonjakan penumpang, PT KAI Daop 2 Bandung menyiagakan empat KA tambahan yang melekat dengan empat KA, yakni KA Lodaya Pagi dan Lodaya Malam (rute Bandung-Yogyakarta), Kutojaya Selatan (Bandung-Kutoarjo), dan Pasundan (Kiaracondong-Surabaya-Gubeng). Jadi, dalam sehari ada empat jadwal perjalanan dari 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019.

”Total jumlah tempat duduk sebanyak 63.000 kursi per hari. Sedangkan untuk KA tambahan total 2.300 tempat duduk,” ujar dia.

Sementara PT Kereta Api Daop 3 Cirebon menambah empat rangkaian kereta api dengan delapan perjalanan per hari. Kereta api tambahan itu melekat pada KA Argojati, Cirebon Ekspres, dan Senja Cirebon ini akan dioperasikan mulai 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019 mendatang.

"Empat kereta api tambahan ini menyediakan 3.820 tempat duduk. Pemesanan tiket kereta api tambahan ini sudah bisa dilakukan pemesanan sejak November lalu. Hingga saat ini masih tersedia sebanyak 70% tempat duduk," kata Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Krisbiantoro.

Sedangkan PT KAI Daop 4 Semarang akan mengoperasikan total 82 perjalanan KA. "Total kapasitas tempat duduk yang tersedia berjumlah 44.348 tempat duduk per harinya," kata Manajer Humas PT KAI Daop4 Semarang Suprapto, di Stasiun Tawang, kemarin.

Tempat duduk tersebut terdiri dari KA Lokal sebanyak 9.912 tempat duduk, KA jarak jauh/menengah yang pemberangkatan awal dari PT KAI Daop 4 Semarang (reguler+tambahan) sebanyak 5.598 tempat duduk, serta KA jarak jauh/menengah yang melintas di wilayah Daop 4 Semarang (reguler + tambahan) sebanyak 28.838 tempat duduk. (Yan Yusuf/Agus Warsudi/Ahmad Antoni)
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
22 menit yang lalu
Industri Keramik Tertekan,...
Industri Keramik Tertekan, Concord Industry Minta Harga Gas Lebih Kompetitif
30 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
1 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
2 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
7 jam yang lalu
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved