Wall Street Terpeleset Saat Tiga Indeks Terseret Kenaikan Fed Rate

Jum'at, 21 Desember 2018 - 08:26 WIB
Wall Street Terpeleset...
Wall Street Terpeleset Saat Tiga Indeks Terseret Kenaikan Fed Rate
A A A
NEW YORK - Wall Street meluncur ke zona merah pada perdagangan, Kamis kemarin waktu setempat Bank Sentral Amerika Serikat alias Federal Reserve melanjutkan tren kenaikan suku bunga. Sementara ancaman shutdown pemerintahan telah memicu kecemasan investor.

Pada sesi perdagangan yang lebih rendah, tercatat Nasdaq telah jatuh 2.85% hingga mendorong teknologi kelas berat lebih dari 20% di bawah penutupan Agustus. Sedangkan Dow Jonea dan indeks patokan S & P 500 mengapuskan keuntungan untuk melanjutkan raihan negatif.

Selanjutnya Nasdaq berakhir turun 19,5% dari penutupan yang lebih tinggi, dengan kecenderungan pasar bergejolak. Fed bergerak pada hari Rabu untuk sebagian besar mengikuti rencana kenaikan suku bunga selama dua tahun terakhir. Sementara investor masih dibayangi tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Dow Jones Industrial Average tercatat mengalami kejatuhan mencapai 464,06 poin yang setara dengan 1,99% pada level 22.859,6. Sedangkan indeks S & P 500 kehilangan sebesar 39,54 poin atau 1,58% menjadi 2.467,42 untuk mengiringi penyusutan komposit Nasdaq hingga 108,42 poin atau 1,63% ke posisi 6.528,41.

Volume perdagangan, Kamis menjadi yang tertinggi kedua tahun ini dengan 12,09 miliar saham, dibandingkan rata-rata 8.38 miliar selama 20 hari perdagangan terakhir. Terpantau dari 11 sektor utama indeks S & P, hanya utilitas yang berakhir di wilayah positif.

Saham sektor energi meluncur 2,8% untuk mengiringi kejatuhan harga minyak dunia ke tingkat terendah dalam setahun. Selanjutnya saham teknologi dan konsumen juga terbebani, setelah menjadi kontributor teratas untuk keuntungan Wall Street dalam beberapa tahun terakhir.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Daftar 7 Negara OPEC+...
Daftar 7 Negara OPEC+ yang Buka Keran Minyak, Intip Angkanya
26 menit yang lalu
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
1 jam yang lalu
Kapal Tanker Pertamina...
Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Komitmen Jaga Pasokan Energi Nasional
10 jam yang lalu
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
11 jam yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
11 jam yang lalu
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
11 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved