Resmi Dikuasai RI, Ini Susunan Direksi dan Komisaris Baru Freeport

Jum'at, 21 Desember 2018 - 18:25 WIB
Resmi Dikuasai RI, Ini...
Resmi Dikuasai RI, Ini Susunan Direksi dan Komisaris Baru Freeport
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui PT Inalum (Persero) akhirnya berhasil menguasai 51,2% saham PT Freeport Indonesia (PTFI), setelah puluhan tahun raksasa tambang asal Amerika Serikat (AS) tersebut menguasai tambang di Papua. Artinya, Indonesia saat ini merupakan pemegang saham mayoritas dari Freeport.

Direktur Utama Inalum, Budi Gunadi Sadikin, menjelaskan Inalum memiliki 51,2% saham dan PTFI memiliki 48,8% saham. Dari 51,2% saham yang dimiliki Inalum, sebanyak 25% merupakan saham dari PT Indonesia Papua Metal Mineral yang merupakan perusahaan joint venture antara Inalum dengan Pemda Papua.

"Dari Inalum, 25% akan melalui PT Indonesia Papua Metal Mineral yang isinya itu Inalum, BUMD dan Kabupaten Papua," katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (21/12/2018).

Selain telah memiliki saham mayoritas, Indonesia saat ini juga masuk dalam jajaran direksi dan komisaris PTFI. Adapun jumlah orang Indonesia yang ada di manajemen PTFI adalah empat orang di kursi direksi, dan empat orang kursi komisaris.

"Direksinya ada empat orang Indonesia, dan dua non Indonesia. Komisaris punya empat orang Indonesia dan dua distinguished guest," tandasnya.

Berikut susunan direksi dan komisaris PTFI yang baru:
Direksi
Presiden Direktur: Clayton Allen Wenas (Tony Wenas)
Wakil Presiden Direktur: Orias Petrus Moedak
Direktur: Jenpino Ngabdi
Direktur: Achmad Ardianto
Direktur: Robert Charles Schroeder
Direktur: Mark Jerome Jhonshon

Komisaris
Presiden Komisaris: Richard Carl Adkerson
Wakil Presiden Komisaris: Amien Sunaryadi
Komisaris: Budi Gunadi Sadikin
Komisaris: Hinsa Siburian
Komisaris: Kathleen Lynne Quirk
Komisaris: Adrianto Machribie
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Bukti Konsistensi Inalum...
Bukti Konsistensi Inalum Bangun Industri Alumunium Adaptif dan Ramah Lingkungan
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved