Rupiah Jatuh ke Rp14.577, Gagal Manfaatkan Lemahnya Dolar AS

Rabu, 26 Desember 2018 - 17:40 WIB
Rupiah Jatuh ke Rp14.577,...
Rupiah Jatuh ke Rp14.577, Gagal Manfaatkan Lemahnya Dolar AS
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD), setelah libur Natal, pada perdagangan Rabu (26/12/2018) ditutup melemah 24 poin atau 0,17% ke posisi Rp14.577 per USD, berbanding Rp14.552 per USD pada Jumat (21/12).

Adapun pada pembukaan di pasar spot, berdasarkan data Bloomberg, kurs rupiah dibuka terdepresiasi 46 poin atau 0,32% di level Rp14.599 per USD. Rabu ini, mata uang NKRI diperdagangkan di level Rp14.570-Rp14.609 per USD.

Senada, data Yahoo Finance mencatat rupiah pada Rabu petang ini, melemah 30 poin atau 0,20% ke posisi Rp14.580 per USD, berbanding akhir pekan di Rp14.550 per USD. Hari ini, rupiah diperdagangkan di kisaran Rp14.478-Rp14.603 per USD.

Tidak adanya sentimen positif di dalam negeri membuat rupiah gagal memanfaatkan pelemahan dolar AS. Melansir dari Reuters, Rabu (26/12), dolar AS melemah akibat meningkatnya ketegangan domestik antara Gedung Putih dengan bank sentral AS, Federal Reserve.

Presiden AS Donald Trump kesal dengan Ketua The Fed Jerome Powell, yang gandrung menaikkan suku bunga. Pekan lalu, The Fed menaikkan suku bunga untuk keempat kalinya di tahun ini. Dan mempertahankan rencana menaikkan suku bunga lagi di tahun depan meski ada kekhawatiran perlambatan ekonomi global yang bisa berdampak ke pertumbuhan ekonomi AS.

Sebelum libur Natal, Trump mengecam The Fed sebagai "satu-satunya masalah" bagi ekonomi AS saat ini. Ketegangan ini membuat khawatir investor. Adapun imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun turun 25 basis poin pada Desember ini, menekan indeks dolar.

Kekhawatiran ini membuat yen Jepang sebagai salah satu mata uang safe haven menjadi pilihan. Dolar AS melemah tipis 0,1% terhadap yen menjadi 110,43. Euro dan pound Inggris masing-masing naik 0,2% ke posisi USD1,1415 dan USD1,2705. Dolar Australia bertambah 0,1% menjadi USD0,7043.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Hari Ini, Rupiah Diprediksi...
Hari Ini, Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Rupiah Melemah 60 Poin...
Rupiah Melemah 60 Poin ke Rp15.455 per USD
Berita Terkini
Dana Pensiun PNS Malaysia...
Dana Pensiun PNS Malaysia Jadi Korban eFishery, Kerugian Capai Rp855 Miliar
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
2 jam yang lalu
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
3 jam yang lalu
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
4 jam yang lalu
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
5 jam yang lalu
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
15 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved