PTDI Berencana Produksi Pesawat Komersial 50 Penumpang

Rabu, 09 Januari 2019 - 15:34 WIB
PTDI Berencana Produksi...
PTDI Berencana Produksi Pesawat Komersial 50 Penumpang
A A A
BANDUNG - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) berencana memproduksi pesawat kelas sedang, berkapasitas angkut 50 penumpang untuk melayani kebutuhan penerbangan komersial di Indonesia dan dunia. Saat ini, PTDI diterangkan sedang menyelesaikan test uji coba untuk pesawat N219 Nurtanio.

Direktur Utama PTDI Elfien Goentoro mengutarakan, akhir tahun ini proses tes dan sertifikasi diharapkan selesai sehingga bisa mulai diproduksi massal. Bila proses sertifikasi N219 selesai, pihaknya akan melanjutkan melakukan pengembangan pesawat lebih besar berkapasitas 50 penumpang. “Kalau ini (N219) sudah beres, tahun ini kita bisa naik ke yang 50 penumpang atau N245,” kata Elfien di Bandung, Rabu (9/1/2019).

Menurut dia, untuk pengembangan pesawat ini, pihaknya masih menunggu keputusan pemerintah pusat untuk menunjuk lembaga atau instansi yang akan bekerjasama dengan PTDI. Sebagai contoh, untuk pengembangan N219, pengembangannya dilakukan PTDI dan Lapan.

“Kita masih menunggu siapa yang akan diberikan tugas oleh negara untuk membantu proyek ini. Kalau N219 dengan Lapan, kami berhadap bisa dengan Lapan lagi,” beber dia.

Kendati belum ada kepastian bekerja sama dengan instansi mana, namun konsep dasar dari pengembangan pesawat 50 penumpang sudah mulai digarap. Sehingga ketika telah disetujui, proses selanjutnya penguatan teknologi hingga pembuatan prototipe.

Ketika disinggung soal market pesawat 50 penumpang, Elfien mengaku pasar pesawat ini cukup bagus. Nantinya, pesawat 50 penumpang sebagai penyambung dari pesawat kecil N219 yang saat ini sedang dikembangkan PTDI.

Pengembangan pesawat N50, dipastikan menjadi momen penting. Karena pada masa BJ Habibie, Indonesia dibawah IPTN (PTDI) pernah berhasil membuat dua prototipe pesawat berpenumpang 50-70 orang. Sayangnya, proyek tersebut mandeg setelah Indonesia mengalami krisis moneter pada 1997. Pesawat bernama N250 Gatotkaca tak pernah diproduksi massal setelah terbang perdana pada 1995.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT Dirgantara Indonesia...
PT Dirgantara Indonesia Terima Pesanan 21 Unit Pesawat N219
Bangga, PT DI Ekspor...
Bangga, PT DI Ekspor Lagi Pesawat CN235 Senilai Rp354 Miliar
Menhan Prabowo Dukung...
Menhan Prabowo Dukung Pemasaran Pesawat CN235 ke Internasional
PT Dirgantara Indonesia...
PT Dirgantara Indonesia Bakal produksi Massal Pesawat N219
Tiba di Museum, Selamat...
Tiba di Museum, Selamat Beristirahat N-250 Gatot Kaca...
Mengenal Nurtanio Pringgoadisuryo,...
Mengenal Nurtanio Pringgoadisuryo, Teknisi AURI Perintis Industri Pesawat Terbang Indonesia
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
1 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
2 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
2 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
2 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
3 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved