Mencari Keuntungan Lewat Bursa Komoditi

Sabtu, 19 Januari 2019 - 14:01 WIB
Mencari Keuntungan Lewat...
Mencari Keuntungan Lewat Bursa Komoditi
A A A
JAKARTA - Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (Indonesia Commodity and Derivatives Exchange/ICDX) mengatakan, fluktuasi harga komoditi seperti mata uang menciptakan pasar yang dinamis. Dengan evaluasi dan analisa yang baik, naik dan turunnya nilai mata uang di satu sisi dapat menjadi ladang keuntungan.

Direktur ICDX Megain Widjaja mengatakan, tentunya kondisi ini tidak hanya terjadi pada pasar mata uang. Namun, berlaku juga pada komoditi lainnya seperti emas dan minyak mentah.

"Peluncuran GOFX (Gold, Oil, Forex) oleh ICDX selaku bursa komoditi di awal tahun 2019 ini menjadi semangat baru di industri perdagangan berjangka komoditi," ujarnya di Jakarta.

Megain menjelaskan, selain bisa meraih keuntungan dari volatilitas harga, lingkungan perdagangan yang fair dan aman juga merupakan hal yang penting. Karena itu, transaksi GOFX pun dinaungi oleh pemerintah Indonesia melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

"Transaksi dilakukan secara transparan di dalam bursa. Setiap penggunanya dapat melakukan penawaran jual-beli sesuai keinginan masing-masing tanpa ada campur tangan pihak lainnya dalam penentuan harga," katanya.

Pasar GOFX, lanjut dia, didukung oleh market maker bertaraf internasional. Sehingga, penggunanya mendapatkan akses langsung ke pasar global Interbank Market.

"Hal ini menciptakan likuiditas tinggi dengan penawaran harga jual dan harga beli yang beragam dan kompetitif. Selain keunggulan dari GOFX tersebut, terdapat keunikan tersendiri pada produk ini yang mana kontrak spot forex di dalam GOFX merupakan kontrak spot forex pertama di ASEAN yang ditransaksikan langsung di dalam bursa," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
ICDX Resmi Memperdagangkan...
ICDX Resmi Memperdagangkan Kontrak Minyak Mentah WTI
Dualisme Bursa Bukan...
Dualisme Bursa Bukan Sebab Anjloknya Harga Timah
Pandemi Bikin Volatilitas...
Pandemi Bikin Volatilitas Harga Komoditi Tinggi, Produk Derivatif Jadi Solusi
ICDX Proyeksikan Volume...
ICDX Proyeksikan Volume Perdagangan Emas Digital Tembus 25 Juta Gram di 2025
Derivatif Keuangan Geser...
Derivatif Keuangan Geser dari Bappebti ke OJK dan BI, Begini Respons ICDX dan ICH
Mendag Ajak Masyarakat...
Mendag Ajak Masyarakat Manfaatkan Perdagangan Berjangka Komoditas
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
3 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
4 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
4 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
4 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
4 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
4 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved