Wall Street Naik Tipis di Tengah Optimistis Laporan Laba

Kamis, 24 Januari 2019 - 09:09 WIB
Wall Street Naik Tipis...
Wall Street Naik Tipis di Tengah Optimistis Laporan Laba
A A A
JAKARTA - Wall Street berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan, Rabu waktu setempat setelah serentetan laporan pendapatan mencuatkan optimistis. Namun hal itu tidak berlangsung lama, lantaran adanya kekhawatiran tentang ketegangan perdagangan dan penutupan pemerintah federal Amerika Serikat (AS) sebagai yang terpanjang.

Semua tiga besar indeks pasar saham AS bertengger di wilayah positif, dengan blue chip Dow Jones Industrial Average mencetak keuntungan triwulan terbesar imbas hasil positif dari International Business Machines (IBM. N), Procter & berjudi Co (PG. N) dan United Technologies (UTX. N). Sentimen investor hadir dari laporan Forum ekonomi dunia di Davos, Swiss, saat parq pemimpin bisnis kehilangan kepercayaan pada Presiden Donald Trump.

Hal itu menyusul kebijakan yang telah diterapkan Trump hingga mengakibatkan konflik perdagangan yang berkepanjangan antara AS dan China. Ketidakpastian masih membayangi Washington, dimana akhir dari government shutdown masih belum jelas kapan bakal berakhir. Kondisi tersebut berpotensi menggerus pertumbuhan AS pada kuartal pertama jika shutdown meluas sampai Maret.

Ditambah ekonom menerangkan, kabar yang datang dari Davos menambah pesimisme. Matius Keator dari perusahaan manajemen kekayaan di Lenox, Massachusetts mengutarakan saat ini pasar dalam keadaan lebih cemas saat pertumbuhan kuartal keempat tahun lalu lebih rendah. Namun serangkaian laporan laba positif membantu meningkatkan Dow Jones.

IBM memberikan dorongan terbesar Dow, dengan kenaikan mencapai sebesar 8,5% setelah layanan internet dan perangkat lunak tersebut diperkirakan analis membantu laba masuk. Selanjutnya United Technologies melaporkan keuntungan kuartal keempat lebih baik dari yang diharapkan dan prediksi penghasilan 2019 di atas perkiraan analis. Konglomerat industri saham pada akhir sesi lebih tinggi 5,4%.

Dow Jones Industrial Average tercatat naik 171,14 poin atau 0,7% untuk berada pada level 24.575,62 sedangkan indeks S & P 500 memperoleh tambahan 5,8 poin atau 0,22% menjadi 2.638,7. Sementara komposit Nasdaq meningkat 5,41 poin atau 0,08% ke posisi 7.025,77.

Dari 11 sektor utama S & P 500, hanya energi. SPNY dan materials SPLRCM ditutup dalam zona merah. Musim laporan kuartal keempat dimulai saat 15% perusahaan S & P 500 tercatat yang telah melaporkan, 77,6% di antaranya telah melewati perkiraan analis, menurut Refinitiv data. Analis sekarang melihat pertumbuhan pendapatan S & P 500 14.2% di kuartal.

Saham Comcast Corp (CMCSA. O) meningkat 5,5% setelah penyedia layanan kabel AS memposting penghasilan lebih baik dari yang diharapkan dan mengumumkan akan meningkatkan pembagian dividen sebesar 10%. Penurunan terlihat pada saham Tesla Inc (TSLA. O) yang anjlok 3,8% pasca produsen mobil listrik itu mengutarakan bakal mengurangi produksi mobil Model S dan Model X, satu hari setelah mengumumkan PHK.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
2 jam yang lalu
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
2 jam yang lalu
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
3 jam yang lalu
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
3 jam yang lalu
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
5 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved