Kinerja Sektor Pertanian Bantu Kuatkan IHSG

Sabtu, 26 Januari 2019 - 23:18 WIB
Kinerja Sektor Pertanian...
Kinerja Sektor Pertanian Bantu Kuatkan IHSG
A A A
JAKARTA - Kinerja sektor pertanian selama empat tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, dinilai telah mencetak prestasi baru. Kinerja sektor pertanian telah meningkatkan nilai investasi, yang berimbas pada penguatan Indeks Harga Saham Gabungan alias IHSG.

"Kinerja sektor pertanian selama empat tahun Jokowi-JK, kini telah membantu penguatan indeks. Terdapat 8 sektor saham yang menguatkan IHSG," terang Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Kementerian Pertanian (Kementan), Kuntoro Boga Andri di Jakarta, Sabtu (26/1/2019).

Berdasarkan publikasi Robotorial Beritagar.id, indeks dipengaruhi oleh 8 sektor saham. Yaitu sektor pertanian, industri dasar, aneka industri, pertambangan, properti, konsumsi, infrastruktur, dan perdagangan.

"Sektor dengan kontribusi terbesar terhadap penguatan indeks adalah Pertanian dengan mencapai 1,8% (29,40 poin), disusul sektor Konsumsi 0,37% (9,72 poin), dan sektor Pertambangan sebesar 6,07 poin," ungkap Kuntoro.

Kuntoro menjelaskan, kinerja sektor pertanian dalam menguatkan indeks selaras dengan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Dimana investasi pertanian meningkat 110,2%, dengan total nilai investasi Rp270,1 triliun selama 2013-2018.

"Sektor pertanian juga menjadi sektor terdepan dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional. Dari data BPS, Produk Domestik Bruto pertanian meningkat 47,2% dari Rp994,8 triliun pada 2013 menjadi Rp1.463,9 triliun pada 2018. Ini merupakan lompatan kinerja pangan yang luar biasa," sebutnya.

Sebagai informasi, dalam penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada Jumat kemarin, IHSG naik ke zona hijau sebesar 0,25% atau 16,19 poin ke level 6.482,84. Dan sepanjang perdagangan akhir pekan lalu, IHSG sempat mencapai 6.498,33 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.470,12 poin.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Tetap di Zona Hijau,...
Tetap di Zona Hijau, IHSG Naik ke 5.094 Jeda Siang Ini
Dipukul Pandemi Bertubi-tubi,...
Dipukul Pandemi Bertubi-tubi, IHSG Menguat 2% Ytd
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Lebih Tinggi, 199 Saham Menguat 79 Melemah
Gerak Tidak Wajar, Bursa...
Gerak Tidak Wajar, Bursa Pelototi Saham CASS
Boleh Trading Lagi,...
Boleh Trading Lagi, Bursa Efek Buka Gembok Hotel Sahid (SHID)
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
28 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
57 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Tentara China Ikut Perang...
Tentara China Ikut Perang Bantu Rusia Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved