BPJS Ketenagakerjaan Jamin Pekerja Non-ASN

loading...
BPJS Ketenagakerjaan Jamin Pekerja Non-ASN
BPJS Ketenagakerjaan Jamin Pekerja Non-ASN
JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) memberikan jaminan untuk melindungi pekerja non-Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

PP 49 tahun 2018 yang baru disahkan pemerintah ini menegaskan bahwa perlindungan jaminan sosial bagi PPPK dan Non ASN dilaksanakan sesuai sistem jaminan sosial nasional (SJSN). Sesuai UU, SJSN dilaksanakan oleh BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menegaskan pentingnya seluruh pekerja mendapatkan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan.

"Salah satu contoh adalah jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan yang dialami Donny Saputra Listi yang merupakan non-ASN Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan," ujarnya di Jakarta, Rabu (6/2/2019).



Agus menceritakan, Donny mengalami kecelakaan saat bekerja dimana mobil damkar yang ditumpanginya terbalik dan mengakibatkan yang bersangkutan mengalami pendarahan di otak dan harus dilakukan tindakan operasi bedah kepala. Karena merupakan pekerja non-ASN yang dilindungi BPJS Ketenagakerjaan, semua risiko yang terjadi saat yang bersangkutan bekerja menjadi tanggung jawab BPJS Ketenagakerajaan.

"Kami akan memberikan pelayanan yang optimal sampai pekerja sembuh, tanpa batasan biaya," terang Agus.

Agus menjelaskan, yang dimaksud seluruh pekerja di sini adalah orang yang mendapatkan penghasilan, baik yang menerima upah ataupun bukan penerima upah, pekerja formal ataupun informal, non-ASN, hingga buruh harian lepas, wajib berdasarkan undang-undang untuk memiliki perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan.



Tercatat, hingga akhir Desember 2018, jumlah pekerja di Indonesia yang telah memiliki perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan mencapai 50 juta pekerja, dimana 1,5 juta pekerja diantaranya merupakan pegawai non-ASN.
halaman ke-1 dari 2
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top