Prabowo-Sandi Janji Sederhanakan Rantai Distribusi Pangan

Rabu, 13 Februari 2019 - 23:02 WIB
Prabowo-Sandi Janji...
Prabowo-Sandi Janji Sederhanakan Rantai Distribusi Pangan
A A A
JAKARTA - Rumitnya rantai distribusi komoditas pangan dinilai menjadi salah satu penyebab mahalnya harga di pasaran. Maka itu, pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berkomitmen untuk menyederhanakan rantai distribusi bahan pangan.

Selain menjaga stabilitas harga, komitmen Prabowo-Sandi itu juga untuk memastikan harga tetap terjangkau oleh masyarakat.

"Kami banyak mendengar cerita masyarakat yang mengeluh harga sembako mahal. Apa yang kami temui di 1.161 titik kunjungan. Itu nyata tetapi pemerintah selalu berlindung dengan angka-angka, mereka menyebut bahwa inflasi terjaga," ujar Tim Ekonomi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Arie Muftie dalam diskusi di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2019).

Di samping itu, Prabowo-Sandi diyakini berkomitmen untuk tidak melakukan impor pangan, khususnya saat panen. Sebab, kata dia, maraknya impor pangan di era Jokowi menjadi salah satu penyebab nilai tukar petai menurun di banding era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Banyak petani yang justru tidak gembira saat jelang panen, mereka was-was, takut kalau harga komoditas yang mereka tanam tiba-tiba anjlok saat panen akibat impor," paparnya.

Dia melanjutkan, kebijakan menghentikan impor pangan itu juga untuk memberantas mafia pangan yang dianggap tumbuh subur sejak paska reformasi.

"Kami menilai masalah yang sedemikian kompleks di ekonomi ini bukan masalah sektoral, tapi masalah fundamental, masalah kepemimpinnan nasional. Jadi aneh, bahwa seorang presiden membiarkan meterinya melakukan impor gila-gilaan di saat petani sedang panen," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jaga Harga Pangan, Ekonom:...
Jaga Harga Pangan, Ekonom: Sita Setengah Keuntungan Mafia
Bahan Pangan Masih Impor,...
Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
Awas! Keran Impor 1...
Awas! Keran Impor 1 Juta Beras Dibuka, Mafia Pangan Berkeliaran
Kementan Jaga Produksi...
Kementan Jaga Produksi dan Pengendalian Pangan
Jaga Ketahanan Pangan,...
Jaga Ketahanan Pangan, Bulog Halalkan Impor
Duh! Di Tengah Lonjakan...
Duh! Di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19 Muncul Ancaman Harga Pangan
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
24 menit yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
24 menit yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
39 menit yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
45 menit yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
1 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
1 jam yang lalu
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved