Jelang Tenggat, Perundingan Dagang AS-China Naik ke Tingkat Lebih Tinggi

Kamis, 14 Februari 2019 - 16:25 WIB
Jelang Tenggat, Perundingan...
Jelang Tenggat, Perundingan Dagang AS-China Naik ke Tingkat Lebih Tinggi
A A A
BEIJING - Makin mendekati tenggat waktu 1 Maret untuk mencapai kesepakatan guna mengurangi perang tarif, pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat-China di Beijing bergerak ke tingkat yang lebih tinggi.Pembicaraan itu, yang dijadwalkan akan berlangsung hingga Jumat, mengikuti tiga hari pertemuan tingkat wakil untuk mengerjakan perincian teknis, termasuk mekanisme untuk menegakkan perjanjian perdagangan apa pun.
"Saya menantikan diskusi hari ini," kata Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin seperti dikutip Reuters, Kamis (14/2/2019).

Mnuchin dan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer membuka pertemuan tak lama kemudian di wisma tamu negara bagian Diaoyutai dengan Wakil Perdana Menteri China Liu He, penasihat ekonomi utama untuk Presiden Xi Jinping.

Tarif 10% yang dikenakan AS terhadap impor senilai USD200 miliar dari China dijadwalkan naik menjadi 25% jika kedua belah pihak tidak mencapai kesepakatan sebelum tenggat waktu. Jika terealisasi, kenaikan tarif itu jelas akan meningkatkan tekanan dan biaya di berbagai sektor.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada wartawan bahwa negosiasi telah berlangsung dengan sangat baik. Penasihat Trump menggambarkan, 1 Maret sebagai tenggat waktu yang sulit, dan presiden menyebutkan bahwa penundaan itu mungkin saja terjadi, meskipun dia lebih suka tidak melakukannya.

Terkait dengan itu, Bloomberg yang mengutip sumber-sumber tertentu menuliskan bahwa Trump mempertimbangkan untuk mendorong kembali tenggat waktu 60 hari untuk memberi para negosiator lebih banyak waktu.

Menanggapi hal itu, Hu Xijin, kepala redaksi tabloid nasionalis China Times Global, men-tweet bahwa spekulasi mengenai perpanjangan itu tidak akurat. Hu sendiri mengutip sumber-sumber yang dekat dengan pembicaraan AS-China yang tengah berlangsung.

Sementara itu, Juru bicara Departemen Perdagangan China Gao Feng mengatakan kepada wartawan bahwa dia tidak memiliki informasi tentang kemajuan pembicaraan perdagangan. Namun, dia berjanji akan merilis informasi terbaru begitu ada pembaruan.

Data perdagangan China yang dirilis pada hari ini menunjukkan impor dari Amerika Serikat turun 41,2% dari tahun sebelumnya menjadi USD9,24 miliar, jumlah terendah dalam dolar sejak Februari 2016. Ekspor ke Amerika Serikat juga turun 2,4% menjadi USD36,54 miliar, yang merupakan jumlah terendah sejak April 2018.

Seiring dengan itu, surplus perdagangan China dengan Amerika Serikat menyempit menjadi US27,3 miliar pada Januari, dari USD29,87 miliar pada Desember.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tebar Perang Dagang...
Tebar Perang Dagang dengan China, Militer AS Justru Diprediksi Makin Terpuruk
4 Alasan AS Kecanduan...
4 Alasan AS Kecanduan Berperang, Salah Satunya Menumbangkan Rezim Berkuasa
China Terus Perkuat...
China Terus Perkuat Militer, AS Ajak Sekutu Melawan Beijing
China Tuding AS Jadi...
China Tuding AS Jadi Ancaman Terbesar bagi Keamanan Global, Berikut Dalihnya
Demi Keamanan Nasional,...
Demi Keamanan Nasional, Staf Kedubes AS di China Dilarang Berkencan dengan Penduduk Lokal
Trump Akui AS Memiliki...
Trump Akui AS Memiliki Senjata Rahasia, Apa Itu?
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
1 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
1 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
3 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
3 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
4 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
4 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved