Pengusaha Hotel dan Restoran Sambut Baik Penurunan Harga Tiket Pesawat

Sabtu, 16 Februari 2019 - 21:11 WIB
Pengusaha Hotel dan...
Pengusaha Hotel dan Restoran Sambut Baik Penurunan Harga Tiket Pesawat
A A A
PANGKALPINANG - Ketua Umum BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bangka Belitung (Babel) Bambang Patijaya mengemukakan, bahwa PHRI Babel mengapresiasi langkah Garuda Indonesia Group terhadap penurunan harga tiket di seluruh rute 20%. Pasalnya, mahalnya tiket maskapai dinilai telah memukul industi perhotelan dan restoran.

"Terkait turunnya tiket pesawat di seluruh rute penerbangan. Kami PHRI Babel menyambut baik kebijakan Garuda yang menurunkan harga tiket secara umum 20%," ujarnya kala diwawancarai di Pangkalpinang, Sabtu (16/2/2019).

Lebih lanjut, Bambang menilai kenaikan itu dianggap sebagai biang keladi tingkat okupansi perhotelan menurun, dikarenakan minat masyarakat untuk pergi berlibur menurun. "Gak hanya di sini (Babel) saja, permasalahan ini sudah di nasional. Mahalnya tiket membuat lesu minat masyarakat untuk terbang berlibur ke daerah-daerah, imbasnya hotel dan restoran sepi," ungkapnya.

Sehingga Presiden Jokowi langsung mengakomodir keluhan para pelaku usaha hotel dan restoran, saat menghadiri rakernas PHRI di Jakarta beberapa waktu lalu. "Kita menyambut baik pak Presiden merespons keluhan pelaku pariwisata dan masyarakat umumnya, terhadap mahalnya harga tiket pesawat," sebutnya.

Menurut Bambang, ini merupakan buntut daripada keluhan PHRI dalam pidatonya di acara rakernas HUT PHRI yang ke-50 di Jakarta tiga hari lalu kepada Presiden. "Kemudian pak Presiden memanggil stakeholder terkait guna menyelesaikan permasalahan tersebut dan akhirnya harga tiket Garuda turun 20%. Perjuangan yang dilakukan PHRI berbuah manis, dan berhasil. Presiden pun merespons positif," tuturnya.

Sebelumnya Presiden Jokowi berpidato dalam rakernas PHRI di Jakarta, Presiden menyoroti harga tiket mahal menyebabkan lesunya bisnis hotel dan restoran, serta resmi mencabut larangan kementerian dan pemda untuk rapat di hotel.

"Dalam rakernas PHRI di Jakarta kemarin kita PHRI Babel hadir. Saya memuji Ketum BPP PHRI Haryadi Sukamdani karena sudah menyampaikan keluh kesah pelaku pariwisata dan masyarakat kepada pak Presiden terhadap mahalnya tiket pesawat," sahut pria yang akrab disapa BPJ tersebut.

Diketahui pada Kamis 14 Februari 2019, Garuda Indonesia Group mengumumkan penurunan harga tiket di seluruh rute penerbangan sebesar 20%. Garuda Indonesia Group memiliki layanan full service Garuda Indonesia dan Low Cost Carrier (LCC) Citilink Indonesia dan Sriwijaya Air, NAM Air Group.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Joss! AirAsia dan PHRI...
Joss! AirAsia dan PHRI Luncurkan Promosi Tiket Pesawat hingga Hotel
PHRI Sulsel Bakal Gelar...
PHRI Sulsel Bakal Gelar Seminar Bisnis, Hadirkan James Gwee
PPKM Berakhir, PHRI...
PPKM Berakhir, PHRI Berharap Penderitaan Mereka juga Usai
10.000 Karyawan Hotel...
10.000 Karyawan Hotel Bakal Dapat Bantuan Modal melalui Jawara
PPN Tiket Pesawat Dihapus...
PPN Tiket Pesawat Dihapus dan Harga BBM Subsidi Stabil
Pengusaha Hotel di Jurang...
Pengusaha Hotel di Jurang Kebangkrutan Minta Restrukturisasi Utang
Berita Terkini
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
50 menit yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
2 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
12 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
12 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
13 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
13 jam yang lalu
Infografis
Salat Tarawih 11 atau...
Salat Tarawih 11 atau 23 Rakaat, Semuanya Baik dan Sah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved