Bantu UKM, Top Coach Indonesia Adakan Pelatihan Keuangan

Selasa, 19 Februari 2019 - 03:33 WIB
Bantu UKM, Top Coach...
Bantu UKM, Top Coach Indonesia Adakan Pelatihan Keuangan
A A A
JAKARTA - Sektor usaha kecil dan menengah (UKM) kerap dijuluki sebagai "tulang punggung" ekonomi Indonesia, karena imunitasnya saat krisis ekonomi 1998. Namun, upaya meningkatkan UKM masih jauh panggang dari api. Tidak sedikit UKM terpaksa gulung tikar. Alhasil "tingkat kematian" UKM terbilang tinggi.

Data Kementerian Koperasi dan UKM pada 2014 menyebutkan, Indonesia memiliki 57,9 juta UKM dan berkontribusi 58,92% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap 97,30% dari tenaga kerja.

Hanya saja, menurut keterangan Guru Besar Ekonomi di Universitas Padjajaran, Bandung, Yutun Wirasasmita, tingkat UKM yang tutup tergolong besar. "Tercatat, rata-rata 50% sampai 60% UKM menghentikan usahanya dalam tiga tahun pertama," ujarnya.

Pendiri dan CEO dari Top Coach Indonesia, Coach Tom MC Ifle, menambahkan berdasarkan riset Fundera tahun 2017, 82% penyebab kematian bisnis adalah akibat kehabisan modal. Sementara 46% dari bisnis kecil gagal karena ketidakmampuan mengelola manajemen secara profesional.

Prihatin melihat tingginya tingkat kematian UKM yang menjadi tulang punggung perekonomian bangsa Indonesia, Top Coach Indonesia sebagai wadah pelatihan business owners, entrepreneurs, entertainers, celebrities, chief executive, expert, therapist, professionals dan general public mengadakan sebuah pelatihan bertajuk Cash Flow Transformation beberapa waktu lalu.

Kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pengusaha UKM bahwa bisnis yang sehat adalah bisnis yang memiliki keuangan yang sehat. Mulai dari laba, penjualan hingga arus kas yang mampu membuat bisnis tersebut bertahan.

Kedua, pelatihan ini juga bertujuan melatih pengusaha UKM untuk memahami kesalahan fatal dalam mengelola keuangan. Ketiga, membangkitkan kemampuan pengusaha UKM dalam menciptakan kemampuan berkompetisi menghadapi pesaing asing yang sudah menjadi ancaman serius.

Keempat, membangun rasa percaya diri pengusaha UKM bahwa modal kerja yang mereka miliki sangat cukup apabila dikelola secara profesional. Terakhir, membangun kesadaran keuangan, penghematan, menjaga kualitas dan membantu para pengusaha UKM dalam menjadi pemimpin yang andal.

"Pelatihan profesional dapat mendatangkan banyak keuntungan positif, seperti sudut pandang yang baru terhadap tantangan, meningkatkan skill dalam mengambil keputusan, dan meningkatkan kepercayaan diri. Tak hanya itu, mereka yang mengambil pelatihan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, kepuasan dalam pekerjaan dan kehidupan, dan pencapaian goals setting," katanya dalam keterangan yang diterima SINDOnews, Senin (18/2/2019).
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
MNC Life Dukung KemenkopUKM...
MNC Life Dukung KemenkopUKM Tingkatkan Literasi Keuangan Anggota Koperasi
MNC Life Assurance Dukung...
MNC Life Assurance Dukung Kemenkop UKM Tingkatkan Literasi Keuangan Anggota Koperasi
Genjot Literasi Keuangan...
Genjot Literasi Keuangan Digital Pelaku Sektor Kriya dan UMKM Disabilitas
OJK Masukan Literasi...
OJK Masukan Literasi Keuangan dalam Kurikulum Pendidikan
Literasi Keuangan dan...
Literasi Keuangan dan Asuransi Syariah di Indonesia
Jago Kelola Uang Sejak...
Jago Kelola Uang Sejak Dini
Berita Terkini
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
35 menit yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
1 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
2 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
3 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
4 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
4 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved