Gubernur BI Sebut Rupiah Masih Kemurahan

Kamis, 21 Februari 2019 - 16:16 WIB
Gubernur BI Sebut Rupiah...
Gubernur BI Sebut Rupiah Masih Kemurahan
A A A
JAKARTA - Hingga pekan keempat Februari ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih fluktuatif. Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menilai kurs rupiah saat ini masih undervalued atau terlalu murah jika dilihat dari sisi nilai fundamentalnya.

"Meski belakangan bergerak stabil tapi nilai tukar rupiah masih undervalued. Kita berharap rupiah bergerak stabil sesuai mekanisme pasar," ujar Perry di Jakarta, Kamis (21/2/2019).

Dan Perry berharap nilai tukar rupiah bisa terus bergerak stabil, seiring aliran modal asing yang meningkat di pasar keuangan domestik dan BI yang mebambah suplai. Selain itu suku bunga The Fed yang rendah, mendukung rupiah ke arah sana.

Bank sentral pun telah mengambil langkah antisipasi terhadap rupiah yang masih panas dingin. Salah satunya melalui instrumen di pasar serta adanya domestic non deliverable forward (DNDF).

Bank Indonesia juga terus berkoordinasi dengan pemerintah, seperti Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan dalam menjaga fundamental serta menopang ekonomi Indonesia.

Data BI menyebut nilai tukar rupiah terhadap USD pada kuartal IV-2018, secara point to point menguat 3,63% dibanding kuartal III-2018. Hal ini ditopang oleh Neraca Pembayaran Indonesia yang mencatat surplus. Penguatan rupiah berlanjut pada Januari 2019 yang mencapai 2,92%, dan terus terjadi pada Februari ini.

Adapun pada perdagangan Kamis (21/2), kurs rupiah di indeks Bloomberg dibuka melemah 5 poin ke level Rp14.049 per USD, dibanding Rabu lalu di Rp14.044 per USD. Hingga pukul 16.11 WIB, rupiah tergerus 26 poin atau 0,19% ke level Rp14.070 per USD.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Rupiah Tembus Rp16.420...
Rupiah Tembus Rp16.420 per USD, Bos BI Ungkap Apa yang Terjadi
Rupiah Bakal Menguat...
Rupiah Bakal Menguat di Juli dan Agustus 2026, Gubernur BI Yakin Stabil usai Bertemu Prabowo
Gubernur BI: Rupiah...
Gubernur BI: Rupiah Terus Menguat Kalahkan Malaysia, Filipina dan Thailand
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
1 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
1 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
2 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved