Bank Indonesia Segera Terbitkan Izin Fintech LinkAja

Kamis, 21 Februari 2019 - 20:42 WIB
Bank Indonesia Segera...
Bank Indonesia Segera Terbitkan Izin Fintech LinkAja
A A A
JAKARTA - Perusahaan startup buatan BUMN sebagai penyedia pelayanan pembayaran QR code bernama LinkAja siap diluncurkan untuk menjadi pesaing bagi pendahulunya OVO dan GoPay.

Produk teknologi finansial (fintech) kolaborasi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Telkomsel, dan Pertamina, telah memasuk tahap akhir dan siap meluncur pada bulan depan.

Saat ini, LinkAja yang berada di bawah naungan PT Fintek Karya Nusantara--anak usaha Telkomsel--sedang menunggu perizinan yang akan segera dirilis oleh Bank Indonesia.

Deputi Gubenur Bank Indonesia (BI), Sugeng, menerangkan permohonan izin LinkAja sudah masuk ke bank sentral selaku regulator sistem pembayaran. Menurut Sugeng, laporan yang diterima bagus dan BI akan segera menerbitkan perizinan.

"Izin LinkAja untuk uang elektronik sudah masuk. Progresnya cukup bagus, permohonannya sudah dimasukkan ke Bank Indonesia," ujar Sugeng di Gedung Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2019).

Sugeng menambahkan LinkAja sudah melengkapi syarat dokumen. "Jadi sudah tahap akhir dan mudah-mudahan bisa direalisasikan dalam waktu dekat. Nanti akan kami kabari secepatnya," katanya.

Adapun komposisi pemegang saham LinkAja terdiri dari Telkomsel 25%, Bank Mandiri 20%, Bank Negara Indonesia (BNI) 20% dan Bank Rakyat Indonesia 20%. Kemudian Bank Tabungan Negara (BTN) 7%, Pertamina 7%, dan Jiwasraya 1%.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Laba Bank Himbara Melesat...
Laba Bank Himbara Melesat 78,06%, Erick Thohir Sebut Buah Transformasi
Daftar 22 Bank dengan...
Daftar 22 Bank dengan Biaya Transfer Turun Jadi Rp2.500
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Resmi Diberhentikan,...
Resmi Diberhentikan, Ini 3 Pejabat Tinggi BI yang Jadi Komisaris Bank BUMN
Dana Rp200 Triliun Tak...
Dana Rp200 Triliun Tak Cukup Dongkrak Ekonomi, Ekonom Sarankan PPN Turun Jadi 8%
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
38 menit yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved