Genjot Percepatan Pertanian Madura, Kementan Gelontorkan Rp135 M

Minggu, 24 Februari 2019 - 22:01 WIB
Genjot Percepatan Pertanian...
Genjot Percepatan Pertanian Madura, Kementan Gelontorkan Rp135 M
A A A
JAKARTA - Kunjungan Kerja Menteri Pertanian, Amran Sulaeman ke Madura beberapa waktu lalu ditindaklanjuti dengan percepatan program pertanian di pulau tersebut. Tidak tanggung-tanggung, pemerintah menggelontorkan total Rp135 miliar untuk Kabupaten Bangkalan sampai ujung Sumenep dalam bentuk alat mesin pertanian, benih dan kawasan sampai pelatihan untuk petugas dan petani.

Sebagian besar bantuan tersebut akan dikejar untuk direalisasikan dalam dua bulan ini yakni Maret-April sebelum musim hujan berakhir. Guna merealisasikan ini, Ketua delegasi Kementan, Sekjen Kementerian Pertanian Syukur Irwantoro menggelar pertemuan dengan Bupati Sumenep A Busyro Karim bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah di Kantor Bupati, Sabtu (23/2) lalu.

Syukur menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk menggenjot produksi unggulan Madura seperti jagung, padi, cabai, bawang merah dan sapi. Kementan fokus untuk menyelesaikan tiga masalah utama yaitu air, produktivitas dan sumber daya manusia (SDM).

"Tidak ada jalan lain, mekanisasi pertanian harus dilakukan. Tidak hanya faktor teknis, SDM petani juga turut dikuatkan," ungkap Syukur dalam keterangan tertulis, Minggu (24/2/2019).

Kepala Biro Umum Kementan Maman Suherman menambahkan, untuk menjamin ketersediaan air, rencananya akan dibangun embung di tanah milik desa sehingga bisa dipakai bersama. Selain itu Kementan akan memberikan bantuan bangunan pengering dengan pemanfaat sinar ultra violet ke semua kabupaten.

"Alat ini bagus untuk mempercepat pengeringan jagung, padi, bawang merah. Misal jagung, panennya dimasukin ke dryer UV selama 2 hari, keluar kadar air cuma 17%," ungkapnya.

Selain untuk tanaman pangan, komoditas hortikultura yakni cabai dan bawang merah juga berpotensi besar. Direktur Sayuran dan Tanaman Obat sekaligus Penanggung Jawab wilayah Pamekasan M Ismail Wahab mengungkapkan apresiasinya untuk Madura. Pasalnya kebutuhan bawang merah turut diselamatkan dengan adanya bawang merah off season dari Sumenep dan Pamekasan. "Saat musim hujan, tidak banyak yang berani tanam. Tapi petani sini dikenal tangguh, mereka tetap tanam," ujarnya.

Direktur Jenderal Hortikultura Suwandi menegaskan, Kementan memberikan dukungan penuh untuk Madura Maju Bersatu ini. Tahun ini Direktorat Jenderal Hortikultura telah mengalokasikan Rp1,3 miliar dalam bentuk kawasan dan pascapanen untuk Sampang dan Sumenep.

"Bantuan ini bisa saja kita tambah dengan bantuan benih buah atau bawang lainnya. Yang penting kita sukseskan program di sana," tandas Suwandi.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tingkatkan Produktivitas,...
Tingkatkan Produktivitas, Kementan Tambah Alokasi Pupuk Bersubsidi di Sampang
KKP Bagikan Ratusan...
KKP Bagikan Ratusan Alat Tangkap untuk Nelayan Mandangin Madura
Jagung Hibrida: Dari...
Jagung Hibrida: Dari Penolakan Menjadi Primadona di Madura
Mentan: Pulau Madura...
Mentan: Pulau Madura Bisa jadi Kekuatan Lumbung Pangan Baru Indonesia
Pasokan Meningkat, Sulut...
Pasokan Meningkat, Sulut Pasok Telur Ayam ke Berbagai Pulau
Mengulik Asal-usul Nama...
Mengulik Asal-usul Nama Madura, Legenda Maddhuna Saghara
Berita Terkini
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
6 menit yang lalu
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
28 menit yang lalu
TikTok Dorong Pertumbuhan...
TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Malalui ForYouBeauty 2026
39 menit yang lalu
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
52 menit yang lalu
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
1 jam yang lalu
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
1 jam yang lalu
Infografis
Pajak Digital Tembus...
Pajak Digital Tembus Rp26,75 Triliun, Kripto Sumbang Rp838,56 M
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved