JK Minta Menteri Keuangan Turunkan Suku Bunga Acuan

Kamis, 28 Februari 2019 - 14:07 WIB
JK Minta Menteri Keuangan...
JK Minta Menteri Keuangan Turunkan Suku Bunga Acuan
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla optimistis terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia meski berada di tahun politik. Namun, JK meminta agar perekonomian tetap stabil, ada yang harus dikoreksi. Yaitu suku bunga acuan Bank Indonesia, yang dinilainya terlalu tinggi.

"Saya tadi pagi baca laporan Bank Indonesia. Data yang ada optimis, seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, tapi suku bunga kita ketinggian," kritis JK.

Sebagai informasi, suku bunga acuan BI atau BI 7 Day Repo Rate selama Februari 2019 sebesar 6%. Dalam rapat dewan gubernur, bank sentral kembali menahan suku bunga acuan sejak awal 2019.

JK menjelaskan, suku bunga acuan BI yang mencapai 6% ini terlalu tinggi bila dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia sebesar 3,25% dan Thailand sebesar 1,75%.

"Karena acuan kita kan Thailand, kita jangan lebih tinggi loan-nya dengan Thailand, karena saingan kita Malaysia dan Thailand," jelasnya.

Karena itu, JK meminta agar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk menurunkan suku bunga, termasuk menurunkan bunga surat utang negara (SUN).
Menurut pria kelahiran Watampone, Sulawesi Selatan, itu, pemerintah jagan memberikan imbal hasil (yield) pada SUN yang terlalu tinggi. Pasalnya, yield yang terlalu tinggi dapat menghambat pertumbuhan pasar modal.

"Bunga SUN, yieldnya jangan ketinggian. Nanti semuanya mengharap tinggi. Sulit kalau semua minta yield-nya 8%. Bagaimana pasar modal bisa tumbuh kalau bunga SUN tinggi," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
JK Soroti Utang Pemerintah:...
JK Soroti Utang Pemerintah: Siapa yang Bayar? Ya Kita Semua
Jusuf Kalla Kenang Ferry...
Jusuf Kalla Kenang Ferry Mursyidan Baldan: Punya Bakti yang Banyak bagi Bangsa dan Negara
Imbal Hasil Lebih Tinggi...
Imbal Hasil Lebih Tinggi dari Suku Bunga Acuan, Sukuk Ritel SR016 Bisa Jadi Alternatif Investasi
JK: Tjahjo Kumolo Telah...
JK: Tjahjo Kumolo Telah Mengabdikan Dirinya kepada Bangsa dan Negara dengan Sangat Baik
Beban Utang Tembus Rp400...
Beban Utang Tembus Rp400 Triliun, JK: Presiden Setelah Jokowi Harus Tahan Banting
JK Tegaskan Rencana...
JK Tegaskan Rencana Pertemuan dengan Megawati Atas Nama Pribadi Bukan Partai
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
3 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
14 jam yang lalu
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved