Banyuwangi Sukses Panen Jagung di Lahan Pohon Jati

Jum'at, 01 Maret 2019 - 05:50 WIB
Banyuwangi Sukses Panen...
Banyuwangi Sukses Panen Jagung di Lahan Pohon Jati
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) menghadiri acara panen raya jagung di Dusun Sumberurip Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi. Jagung yang dipanen ditanam di areal hutan yang ditanami pohon jati.

Selain Direktur Irigasi Ditjen PSP Rahmanto, acara panen raya jagung di Dusun Sumberurip, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi, ini juga dihari oleh Kabid Tanaman Pangan, Dispertanian Banyuwangi, Ilham Juanda, Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi Ahmad Munif Syafaat dan Muspika Kecamatan Siliragung.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmanto menyampikan, pemerintah akan terus mengupayakan berbagai macam cara agar harga jagung harga jagung petani tidak mengalami penurunan dan terus stabil, sehingga ketika panen petani tidak akan rugi.

Salah satu upaya yang nantinya akan dilakukan yaitu membuatkan sarana untuk menyimpan jagung hasil panennya. Hal itu dilakukan untuk mengontrol harga di pasaran.

"Kalau harga murah, jagung bisa ditampung di tempat tersebut, ketika harga stabil, baru kemudian dijual. Yang jelas pemerintah akan terus berupaya agar petani bisa untung," ungkapnya di hadapan puluhan petani jagung.

Rahmato juga menyampaikan, agar para petani mengusulkan bantuan alat pertanian. Agar semua lahan bisa dimanfaatkan dengan baik. "Kami siap mengawal jika kelompok tani disini mengusulkan," tegasnya dalam keterangan yang diterima, Kamis (28/2/2019).

Hamparan jagung yang dipanen seluas 2.000 hektar. Lahan tersebut milik perhutani yang dimanfaatkan oleh petani untuk perluasan areal jagung. Tanaman Jagung ditanam di sela-sela tanaman jati yang masih kecil. Rata-rata produktivitas jagung 5 ton per ha.

Melalui program upsus, luas tanam jagung di Banyuwangi mengalami peningkatan. Dari tahun 2017 seluas 26.821 ha maka tahun 2018 menjadi seluas 32.998 ha. Ditargetkan untuk tahun 2019 akan meningkat lagi seluas 36.000 ha

Sementera itu, para kelompok yang hadir, menyambut gembira apa yang disampaikan oleh Direktur Irigasi. Pihaknya akan segera membuat proposal dan segera diajukan.

"Bantuan alat pertanian itu sangat penting bagi kami, karena jelas bisa menghemat biaya oprasional kami," ungkap anggota kelompok tani Sumber Rejeki.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mentan Instruksikan...
Mentan Instruksikan Percepatan Tanam Saat Panen Jagung di Jeneponto
Petani Parigi Moutong...
Petani Parigi Moutong Dimotivasi untuk Budidaya Jagung di Lahan Perkebunan Kelapa
Bibit Jagung Unggulan...
Bibit Jagung Unggulan Bantu Jaga Ketahanan Pangan Nasional
Kabar Gembira bagi Petani,...
Kabar Gembira bagi Petani, Permintaan Jagung Rendah Aflatoxin Tinggi
Tujuan China dan Filipina,...
Tujuan China dan Filipina, Ekspor Produk Turunan Jagung-Gandum Dilepas Mentan
Benih Jagung Pasuruan...
Benih Jagung Pasuruan Tembus Pasar Meksiko
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
5 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
29 menit yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved