Schneider Electric Berdayakan Perempuan di Industri

Rabu, 06 Maret 2019 - 10:16 WIB
Schneider Electric Berdayakan...
Schneider Electric Berdayakan Perempuan di Industri
A A A
JAKARTA - Schneider Electric berkomitmen terus mempromosikan kesetaraan gender di sektor energi dan otomasi melalui berbagai program perusahaan. Produsen yang fokus pada transformasi digital itu pun berinisiatif memberdayakan perempuan serta mengkampanyekan praktik-praktik inklusif di lingkungan kerjanya.

“Kami di level global saat ini mempekerjakan 35% dari total pekerja kami di dunia adalah perempuan. Bahkan 22% di antara mereka berada di posisi puncak manajemen yang bertangung jawab kepada CEO,” ujar Chief Human Resources Officer Schneider Electric Olivier Blum dalam diskusi terkait peringatan Hari Perempuan Internasional di Jakarta.

Dia menambahkan, dalam memperjuangkan kesetaraan jender di sektor industri, ada beberapa tantangan yang dihadapi. Di antaranya bagaimana membuat program dan kebijakan yang selaras dengan kebutuhan perusahaan. “Tantangan itu kami rasakan empat tahun lalu. Saat ini jauh lebih baik, kami lebih inklusif sehingga lambat laun bisa mengubah kultur di perusahaan,” ujar dia.

Dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM), kata Olivier, Schneider juga berupaya menerapkan aturan terhadap karyawan sesuai dengan prinsip family policy yang berlaku secara global. “Termasuk memberikan hak cuti kepada karyawan pria yang istrinya melahirkan dan cuti khusus untuk program family care apabila ada anggota keluarga yang sakit,” ujar dia.

Sementara itu, perwakilan dari Society of Women Engineers Christina Winata mengatakan, kaum perempuan memang terkesan kurang terwakili dalam sektor teknik dan teknologi, yang secara historis dianggap sebagai wilayah dominasi laki-laki. Namun, fakta tersebut perlahan mulai terkikis karena saat ini perempuan tampil hampir di hampir semua sektor industri.

“Dulu, 15 tahun lalu hanya ada satu dari sepuluh orang instruktur di programing. Sekarang makin bertambah, ada empat orang dari sepuluh orang yang jadi instruktur,” ujar Christina.

Sambung dia menerangkan ada beberapa tantangan yang dihadapi perempuan dalam keterlibatannya di sektor industri atau engineering. “Tantangannya adalah stereotipe dari kita sendiri,” ujarnya.

Menurut dia, untuk melawan stereotipe perempuan itu ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Yakni, perbaikan pendidikan, pemahaman akan teknlologi serta pemanfaatan jaringan.

“Ketika memasuki Revolusi Industri, teknik dan teknologi memegang kunci untuk memperkuat visi Making Indonesia 4.0, Karena kalangan industri seperti Schneider Electric perlu menjadi agen perubahan untuk mengubah citra dan meningkatkan pemahaman perempuan untuk mendorong penyerapan karier di sektor tersebut,” katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri 4.0 Indonesia...
Industri 4.0 Indonesia Mendunia
Revolusi Industri 5.0,...
Revolusi Industri 5.0, Ini Tantangan Generasi Muda
PIDI 4.0 Hadirkan Digital...
PIDI 4.0 Hadirkan Digital Forum Menuju Transformasi Industri 4.0
Permintaan Talenta Digital...
Permintaan Talenta Digital di Era Industri 4.0 Membludak, Full Stack Developer Disiapkan
Teknologi Digital Datangkan...
Teknologi Digital Datangkan Cuan, Sektor Industri Jangan Gaptek
Pemain Industri 4.0...
Pemain Industri 4.0 Kini Punya Wadah Berkumpul lewat Indonesia 4.0 Conference & Expo 2022
Berita Terkini
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
15 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
19 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
20 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
1 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved