Petani Kapuas Manfaatkan Lahan Rawa untuk Embung

Selasa, 12 Maret 2019 - 00:04 WIB
Petani Kapuas Manfaatkan...
Petani Kapuas Manfaatkan Lahan Rawa untuk Embung
A A A
JAKARTA - Lahan rawa harus bisa dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat untuk pertanian. Salah satunya di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, embung dan saluran irigasi tersier sangat diharapkan.

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) setiap tahunnya mempersiapkan sarana pembangunan embung pertanian dan rehabilitasi jaringan irigasi tersier (RJIT).

Direktur Jenderal PSP Kementan, Sarwo Edhy, mengungkapkan selama tahun 2018, Ditjen PSP membangun 399 unit embung pertanian dan 134.475 hektar jaringan irigasi tersier yang direhabilitasi.

"Dearah yang ingin membangun embung atau irigasi tersier, silakan ajukan ke Ditjen PSP. Bisa melalui Dinas Pertanian di wilayahnya masing-masing," ujar Sarwo Edhy, dalam keterangannya, Senin (11/3/2019).

Kasubdit Iklim Konservasi Air dan Lingkungan Hidup, Ditjen PSP, Andi Halu mengatakan, embung yang dibangun di lahan rawa di Desa Sei Asem, Kapuas Hilir, Kapuas, Kalimantan Tengah dapat meningkatkan indeks pertanaman padi. Embung ini dibangun oleh Kelompok Tani Berkat Sepakat.

"Embung yang dibangun ini dapat meningkatkan indeks pertanaman dari satu kali tanam dalam setahun menjadi dua kali tanam. Sebab embung dimanfaatkan saat musim kemarau," ujar Andi Halu.

Dia menjelaskan, air dari embung selain dimanfaatkan untuk pertanaman, juga membantu proses pencucian untuk mengurangi kadar kemasaman tanah sehingga dapat meningkatkan produktivitas padi.

Dia mengapresiasi embung yang sudah dibangun dirasakan manfaatnya di Kabupaten Kapuas. Tinggal, bagaimana masyarakat dan pengelola embung bisa merawat infrastruktur air ini agar bisa semakin optimal dalam pemanfaatannya untuk pertanian.

"Adanya embung terbukti bisa meningkatan produksi. Tolong infrastruktur ini dijaga bersama demi kesejahteraan petani," tuturnya.

Luas lahan sawah Desa Sei Asem seluruhnya 40 hektar. Sebagian lahan di tanami varietas lokal Siam Unus Lantik dan sebagian di tanami dengan varietas IPB 7R.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementan Tingkatkan...
Kementan Tingkatkan Produksi Pangan Lewat Optimasi Lahan Rawa
Lahan Rawa di Banyuasin...
Lahan Rawa di Banyuasin Dikembangkan untuk Tumbuhkan Wirausaha Muda Pertanian
Pertanian Lahan Rawa...
Pertanian Lahan Rawa Dikembangkan Petani Muda Banyuasin
Percepatan Tanam Mulai...
Percepatan Tanam Mulai Dilakukan Oleh Petani dan Penyuluh Kostratani Musi Rawa
Kementan Ajak Petani...
Kementan Ajak Petani Muda Berpartisipasi di YAA Lahan Rawa 2024
Jaga Lahan dari Hama,...
Jaga Lahan dari Hama, Petani Cilacap Diajak Asuransikan Lahan
Berita Terkini
Jasa Marga Dukung Implementasi...
Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A
13 menit yang lalu
Mengenang Rachmat Gobel,...
Mengenang Rachmat Gobel, Zulkifli Hasan: Indonesia Kehilangan Sosok Pejuang
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Berkilau...
Harga Emas Antam Berkilau Sambut Akhir Pekan, Naik Rp17 Ribu jadi Rp2.650.000/Gram
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Naik ke 5.936, Transaksi Awal Cetak Rp629 M
3 jam yang lalu
Daftar 7 Negara OPEC+...
Daftar 7 Negara OPEC+ yang Buka Keran Minyak, Intip Angkanya
4 jam yang lalu
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
5 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved