Revitalisasi Pasar Langkah Tepat Geliatkan Ekonomi Rakyat

Selasa, 12 Maret 2019 - 06:19 WIB
Revitalisasi Pasar Langkah...
Revitalisasi Pasar Langkah Tepat Geliatkan Ekonomi Rakyat
A A A
JAKARTA - Program revitalisasi pasar yang tengah digarap Kementerian Perdagangan dipandang tepat guna mampu meningkatkan ekonomi rakyat. Program satu ini dianggap mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan utama mereka. Di sisi lain, revitalisasi pasar diyakini mampu menarik kembali masyarakat modern yang sempat enggan berbelanja di pasar tradisional yang terkesan kumuh.

"Revitalisasi pasar merupakan suatu program yang tepat, yang bagus dilakukan oleh pemerintah. Kaitannya pertama, menarik kembali konsumen-konsumen supaya mau belanja ke pasar. Kemudian juga meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan utama," tutur peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Ahmad Heri Firdaus, kepada wartawan di Jakarta, Senin (11/3/2019).

Pentingnya revitalisasi pasar guna menarik kembali konsumen berbelanja tradisional ini dikarenakan adanya perubahan perilaku konsumen. Menurut Heri, saat ini masyarakat cenderung memilih tempat berbelanja yang nyaman. Karena itulah, perbaikan fasilitas pasar mutlak diperlukan jika tidak ingin pasar rakyat kian sepi pembeli.

Dengan makin ramainya pasar tradisional, kesempatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk makin berkembang kian luas. Ini mengingat badan pengelola pasar tradisional kera memiliki pola kemitraan dengan UMKM.

"Keterlibatan pemerintah di sini penting, terutama bisa memicu perekonomian di wilayah yang dimotori UMKM," imbuh Heri lagi.

Di samping itu, ia mengingatkan, ke depannya pemerintah perlu terus mengembangkan pasar berdasarkan pemetaan yang lebih presisi. Perlu dibuat pemetaan revitalisasi pasar berdasarkan permintaan suatu wilayah.

"Daerah-daerah yang memiliki kepadatan penduduk lebih besar, ini mungkin perlu pasar tradisional yang lebih luas, kapasitasnya lebih tinggi," ucapnya.

Senada, pengamat ekonomi dari Universitas Sam Ratulangi, Agus Tony Poputra, menilai saat ini fungsi pasar tradisional atau pasar rakyat sudah mulai berkurang. Karena itulah, program revitalisasi pasar diperlukan untuk menjaga agar transaksi jual-beli di wadah yang satu ini tetap eksis.

Ia melihat program revitalisasi pasar bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Pendapatan pedagang dinilai memang meningkat lantaran masyarakat mulai kembali berdatangan dan meramaikan pasar. "Dengan pasar yang lebih nyaman, tidak becek seperti sebelumnya, pembeli jadi lebih tertarik untuk datang," katanya.

Kementerian Perdagangan untuk tahun ini berencana merevitalisasi 1.037 pasar rakyat. Adapun hingga 2018, sebanyak 4.211 unit telah direvitalisasi menggunakan dana alokasi khusus dan tugas pembantuan. Program ini disebut berhasil meningkatkan omzet pasar hingga 20%.

Hal tersebut dikemukakan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Tjahya Widayanti saat di Kementerian Perdagangan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

"Pasar rakyat merupakan sektor penggerak ekonomi kerakyatan. Dengan revitalisasi, eksistensi pasar rakyat akan tetap kuat dan daya saingnya terhadap toko-toko modern dapat meningkat sehingga dapat memajukan ekonomi kerakyatan," jelas Tjahya.

Menurutnya, program yang dibesut Kemendag ini telah berhasil meningkatkan omzet lantaran kenaikan tingkat kunjungan ke pasar yang telah direvitalisasi. Kondisi pasar yang jauh lebih bersih dan nyaman menjadi pendorong bagi masyarakat untuk berkunjung dan berbelanja di pasar yang sebelumnya lekat dengan kata becek, kotor, dan bau.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pasar Rakyat Harus Tetap...
Pasar Rakyat Harus Tetap Beroperasi Agar Ekonomi Masyarakat Kecil Berjalan
Kemendag Bakal Remajakan...
Kemendag Bakal Remajakan 119 Pasar Rakyat Tahun Ini
Gandeng PT Viura, Inkoppas...
Gandeng PT Viura, Inkoppas Dorong Digitalisasi Pasar Tradisional
Digitalisasi Pasar Rakyat...
Digitalisasi Pasar Rakyat Tuntutan Zaman Bukan Lagi Kebutuhan
Revitalisasi Pasar Cibitung...
Revitalisasi Pasar Cibitung Tak Kunjung Rampung, Pedagang Minta Uang Dikembalikan
Blusukan Bareng Jokowi,...
Blusukan Bareng Jokowi, Ganjar Bakal Revitalisasi Pasar Menden di Blora
Berita Terkini
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
25 menit yang lalu
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
52 menit yang lalu
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
1 jam yang lalu
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
2 jam yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
3 jam yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
3 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved