Rupiah Akhir Sesi Lesu Jadi Rp14.275/USD, Dolar Diuntungkan Gejolak Pounds

Kamis, 14 Maret 2019 - 16:56 WIB
Rupiah Akhir Sesi Lesu...
Rupiah Akhir Sesi Lesu Jadi Rp14.275/USD, Dolar Diuntungkan Gejolak Pounds
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Kamis (14/3/2019) masih lesu untuk semakin dalam terpuruk ke zona merah untuk menyentuh posisi Rp14.275/USD. Kejatuhan kurs rupiah mengiringi dolar yang mengambil keuntungan dari gejolak Pounds setelah parlemen Inggris memberikan ketidakpastian soal Brexit.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah tergelincir hingga Rp14.275/USD atau memburuk dari sebelumnya Rp14.260/USD. Pergerakan harian rupiah menjelang akhir pekan pada perdagangan hari ini berada pada kisaran Rp14.230 hingga Rp14.278/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga merosot ke level Rp14.277/USD dibandingkan sesi penutupan kemarin Rp14.265/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.240-Rp14.279/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga tenggelam hingga bertengger pada posisi Rp14.282/USD atau tidak lebih baik dari sebelumnya di level Rp14.264/USD. Sentimen eksternal diyakini membuat rupiah tak berdaya saat dolar mengambil manfaat daro Pounds yang berayun liar.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau menjadi Rp14.253/USD untuk menjadi sinyal perbaikan mata uang Garuda. Posisi ini memperlihatkan rupiah masih fluktuatif usai kemarin Rp14.269/USD.

Sementara itu Dolar menguat pada perdagangan hari Kamis, seperti dilansir Reuters karena pound jatuh setelah pemungutan suara Brexit yang gagal memberikan banyak kejelasan untuk hubungan Inggris dengan Uni Eropa. Pounds telah melonjak hampir 2% pada Rabu malam setelah anggota parlemen Inggris memberikan suara menentang keberangkatan "tidak ada kesepakatan" dari Uni Eropa.

Kemudian Pounds pada hari ini jatuh sebanyak 0,7% ke level 1,3241 terhadap USD untuk kemudian sedikit menanjak naik. Di sisi lain Indeks dolar, yang mengukur kekuatannya terhadap enam mata uang utama lainnya cenderung mendatar pada posisi 96,6554.

Raihan tersebut turun 0,4% ketika Dolar Australia juga menyusut 0,35% pada posisi 0,7068 terhadap USD. Mata uang Aussie terpukul oleh penurunan dalam hasil obligasi domestik dan sebagian besar data ekonomi loyo dari China, yang merupakan mitra dagang utama Australia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
29 menit yang lalu
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
50 menit yang lalu
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
2 jam yang lalu
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
3 jam yang lalu
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
3 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved