Selama 4 Tahun, Kementan Bantu Pertanian di Subang Rp527 Miliar

Kamis, 28 Maret 2019 - 22:35 WIB
Selama 4 Tahun, Kementan...
Selama 4 Tahun, Kementan Bantu Pertanian di Subang Rp527 Miliar
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian memberikan bantuan pertanian untuk Kabupaten Subang, Jawa Barat, senilai Rp 527 miliar selama empat tahun terakhir. Kementan juga menyerahkan 1.400 unit alat pertanian untuk pertanian (alsintan) Subang.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengatakan, bantuan ini cukup besar. Hal ini sesuai dengan fokus pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) yang ingin mengembangkan sektor pertanian. Bantuan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

"Khusus hari ini saja, kami datang dengan membawa bantuan senilai Rp43,63 miliar," ujar Amran, saat menghadiri acara kunjungan kerja apresiasi dan sinkronisasi program Kementerian Pertanian di Alun Alun Kabupaten Subang, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Bantuan diberikan untuk mempercepat dan meningkatkan produksi pertanian di daerah Subang. Bantuan yang diberikan berupa komoditas pangan hortikultura, benih, bibit hingga alat teknologi.

Semua bantuan ini fokus untuk meningkatkan kesejahteraan taraf hidup dan kemandirian petani dalam hal memenuhi kecukupan pangan. Apalagi, buat pemerintah, kesejahteraan petani adalah kebahagian buat bangsa ini.

Adapun bantuan yang diberikan antara lain, 150 ekor domba yang diterima Kelompok Tani Ternak Gadog dan Kelompok Tani Harapan Jaya. Selain itu, ada juga 8.500 ekor ayam yang diterima Pondok Pesantren Assalam Post, Sabilussalam dan Az Zahra.

Semua bantuan ini untuk mewujudkan pertanian yang berkeadilan secara merata. Maka itu, petani dan peternak sebagai penggerak utama di sektor pertanian perlu ditingkatkan kesejahteraannya.

Bantuan ini juga sekaligus upaya pemerintah dalam mendorong generasi milenial agar mau turun langsung ke sektor pertanian. Bantuan ini, juga diharapkan mampu meningkatkan indeks penanaman dan efektif dalam menekan seluruh biaya operasional dan resiko kerugian jika dibandingkan dengan alat tradisonal.

"Penggunaan alsintan modern adalah pilihan tepat untuk meningkatkan produksi petani dan mendorong anak muda terjun ke sektor pertanian," ujar Amran.

Dengan bantuan ini, kata Amran, para petani dan peternak diharapkan terus membangun Subang sebagai wilayah yang mendukung Indonesia menuju lumbung pangan dunia. Pihaknya sangat optimistis target ini bisa terealisasi. Selama, ada keinginan dan kerja keras dari petani di lapangan.

Bupati Subang Ruhimat mengapresiasi pemerintah pusat yang mempercayakan bantuan pada Subang. Apalagi, Subang merupakan salah satu daerah pertanian penopang pangan nasional.

"Saya berharap, bantuan ini mampu berkembang dengan baik dan meningkatkan kesejahteraan petani," ujar Ruhimat.

Selain itu, Subang juga mendapat bantuan asuransi pertanian. Menurut Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy, Kabupaten Karawang adalah salah satu kabupaten yang paling tinggi mendapat asuransi pertanian.

Tercatat pada 2018, dari PAGU Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) 29 ribu hektar, terealisasi 24,7 ribu hektare. Sementara klaim yang terjadi seluas 385 hektar.

"Bantuan asuransi pertanian yang dialokasikan Kementan untuk Kabupaten Karawang adalah Rp376.620.000 untuk lahan pertanian seluas 62.77 hektar," ungkap Sarwo Edhy.

Pemerintah memberi subsidi Rp144.000 dan petani hanya dibebani Rp36.000 per hektar. Sejauh ini, respon petani Subang terhadap program asuransi pertanian cukup baik.

"Nilai pertanggungan sebesar Rp6 juta per hektar apabila terjadi risiko kerusakan atau gagal panen dengan luas kerusakan 75% dari luas lahan per hektarnya," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Genjot Produktivitas...
Genjot Produktivitas Pertanian, Pemerintah Dukung Modernisasi Alat dan Mesin Pertanian lewat KUR
Anggaran Bengkel Alsintan...
Anggaran Bengkel Alsintan Rp738 Juta per Desa, Buat Apa Saja?
CropLife Indonesia Menggelar...
CropLife Indonesia Menggelar AGM Bersama Stakeholder untuk Pertanian Modern
Keluar Gedung KPK, Direktur...
Keluar Gedung KPK, Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan Irit Bicara
Ubah Mindset Petani...
Ubah Mindset Petani di Food Estate dengan Alsintan
Apel Siaga Penyerahan...
Apel Siaga Penyerahan Alat dan Mesin Pertanian di Makodam IV Diponegoro
Berita Terkini
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
2 jam yang lalu
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
3 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
3 jam yang lalu
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
4 jam yang lalu
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
5 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved