Perbaiki Harga Karet, Kemendag Tetapkan Implementasi AETS ke-6

Selasa, 02 April 2019 - 04:16 WIB
Perbaiki Harga Karet,...
Perbaiki Harga Karet, Kemendag Tetapkan Implementasi AETS ke-6
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan berikhtiar memperbaiki harga karet alam dunia yang masih berada di level rendah. Untuk itu, Kemendag mengimplementasikan kebijakan Agreed Export Tonnage Scheme (AETS) ke-6.

Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BP3) Kemendag, Kasan Muhri mengungkapkan Menteri Perdaganan Enggartiasto Lukita telah menuangkan kebijakan ke dalam Kemendag No.779 Tahin 2019 tentang Pelaksanaan AETS ke-6 untuk Komoditi Karet Alam.

Dalam kebijakan AETS ke-6, disepakati pengurangan volume ekspor karet alam sebanyak 240.000 ton selama setahun. Kesepakatan ini merupakan hasil pertemuan khusus pejabat senior Interntional Tripatrite Rubbee Council (ITRC) pada 4-5 Maret 2019 di Bangkok, Thailand.

Pertemuan ITRC pun berlanjut, dimana tiga negara yang terdiri dari Indonesia, Malaysia dan Thailand melangsungkan pertemuan khusus Dewan Menteri ITRC pada 22 Februari lalu. Indonesia dan Malaysia mulai memberlakukan penerapan kesepakatan AETS pada 1 April. Sedangkan Thailand mulai diterapkan pada Mei 2019.

"Per 1 April, Indonesia dan Malaysia akan mengimplementasikan kesepakatan AETS. Ini merupakan langkah bersama negara produsen karet alam untuk mendongkrak harga, terutama agar harga bergerak ke arah yang menguntungkan petani," papar Kasan di Gedung Kemendag, Jakarta Pusat, Senin (1/4/2019).

Sebelumnya, di akhir tahun lalu atau tepatnya November 2018, harga karet alam dunia berada di level USD1,21 per kilogram. Setelah pertemuan dengan ITRC pada 12-13 Desember tahun lalu di Putrajaya, Malaysia, harga karet alam menunjukkan tren positif dengan kenaikan hampir 5%.

"Implementasi skema AETS ini akan dimonitor dan dievaluasi tiap bulan oleh Komite Monitoring dan pengawas ITRC," tambah Kasan.

Terkait ini, Ketua Umum Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo), Moenardji Soedargo, menyatakan dukungannya. Dan sebagai pelaksana AETS, Gapkindo menyatakan serius agar AETS berjalan efektif demi memperbaiki kinerja harga karet.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Ini Upaya Kemenperin...
Ini Upaya Kemenperin Dongkrak Produksi Industri Olahan Karet Alam
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Kejagung Geledah Kantor...
Kejagung Geledah Kantor Kemendag Sita Dokumen dan Uang Tunai
Berita Terkini
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
20 menit yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
43 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
1 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
1 jam yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
1 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved