Indonesia Masih Jadi Pasar Blockchain Terbesar di Asia Tenggara

Rabu, 03 April 2019 - 06:38 WIB
Indonesia Masih Jadi...
Indonesia Masih Jadi Pasar Blockchain Terbesar di Asia Tenggara
A A A
JAKARTA - Besarnya jumlah populasi penduduk Indonesia tak bisa dipungkiri adalah pasar yang menjanjikan bagi nyaris semua produk. Sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, Indonesia memiliki potensi besar, tak terkecuali dalam perkembangan industri blockchain di masa yang akan datang.

"Di Asia Tenggara, Indonesia masih pasar yang besar dan menjanjikan," ujar Chief Marketing Officer KoinX, Samuel Tng di sela-sela jumpa pers Indonesia Blockchain Summit di Jakarta, Selasa (2/4/2019). Melihat hal tersebut, maka KoinX bekerjasama dengan Bgogo, Jinse dan Chainup, menggelar Indonesia Blockchain Summit 2019.

Chief Executive Officer KoinX, Vijay Garg, menjelaskan KoinX ingin memberdayakan masyarakat Indonesia dengan kemampuan untuk memiliki dan memperdagangkan aset digital dalam lingkungan yang aman, ramah pengguna, serta dapat dipercaya. "Teknologi dan keamanan pertukaran ini sepenuhnya dikembangkan oleh anggota tim kami," jelas Vijay.

Vijay menambahkan, KoinX memiliki teknologi mesin pencocokan berbasis memori yang dapat mengakomodasi jutaan pengguna secara bersamaan, dan memiliki banyak keunggulan dari pertukaran mata uang digital lainnya di dunia.

"Tingkat keamanan yang dimiliki KoinX juga merupakan yang tertinggi, karena KNS Group memiliki pengalaman yang panjang dalam bisnis ini. KoinX juga sangat terbuka, transparan, dan demokratis, dalam mengusung aset digital paling berharga kepada pengguna," tandas Vijay.

Samuel Tng menambahkan, KoinX telah berhasil mengumpulkan proyek-proyek blockchain terdepan, venture capital global, konglomerat bisnis lokal, menteri, dan pembuat kebijakan, dalam satu ajang pertemuan.

"Sehingga masing-masing pihak dapat membagikan pandangan mereka terhadap bagaimana blockchain dan aset kripto dapat menjadi sangat transparan, aman dan juga sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan industri blockchain di Indonesia," terang Samuel.

Indonesia Blockchain Summit diselenggarakan dengan tujuan untuk mengumpulkan semua pihak baik itu pemerhati, investor, dan proyek blockchain terkemuka dari seluruh dunia untuk memberi kesempatan bagi semua pihak untuk memahami potensi ekonomi blockchain di Indonesia.

"Selain itu, tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya industri blockchain serta mendidik sebanyak mungkin orang untuk menjadikan Indonesia, sebagai salah satu hub-blockchain utama yang tidak hanya akan memberikan peluang kerja tetapi juga akan berkontribusi secara nyata di sektor bisnis tradisional," pungkas Samuel.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Teknologi Blockchain...
Teknologi Blockchain Dorong Perekonomian Digital di Indonesia
Pemerintah Upayakan...
Pemerintah Upayakan Potensi Ekonomi Digital Nasional Melalui Teknologi Blockchain
Percepat Ekonomi Digital...
Percepat Ekonomi Digital 2022, Pintu Siap Rekrut Talenta-talenta Muda RI
Mendukung Usaha Kecil...
Mendukung Usaha Kecil dan Startup lewat Ekosistem Web3 di Asia Tenggara
TKO Hadirkan Utilitas...
TKO Hadirkan Utilitas Proyek Kripto Lokal
Merubah Teknologi Keuangan...
Merubah Teknologi Keuangan dengan Solusi Blockchain Terpadu
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
53 menit yang lalu
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
1 jam yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
2 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
3 jam yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
3 jam yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
5 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved