Rupiah Menguat ke Level Rp14.180/USD Saat IHSG Sesi I Naik Tipis
Kamis, 04 April 2019 - 12:39 WIB
Rupiah Menguat ke Level Rp14.180/USD Saat IHSG Sesi I Naik Tipis
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjaga tren positif lewat kenaikan tipis hingga sesi I perdagangan, Kamis (4/4/2019) untuk terus bertahan pada zona hijau. Lesatan bursa saham Tanah Air mengiringi perbaikan yang juga dicetak nilai tukar rupiah saat berhadapan dengan dolar Amerika Serikat (USD).
Menurut Yahoo Finance, rupiah pada sesi siang berada di posisi Rp14.180/USD atau membaik dari posisi penutupan kemarin sebelum liburan di level Rp14.215/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp14.175 sampai dengan Rp14.232/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, hingga sesi I berada di level Rp14.180/USD juga lebih baik dari sebelumnya Rp14.223/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.180-Rp14.191/USD.
Sementara data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau usai bangkit pada level Rp14.182/USD. Posisi ini berangsur pulih dari posisi Selasa, kemarin di level Rp14.237/USD.
Di sisi lain IHSG pada sesi siang menjelang akhir pekan terpantau naik tipis usai mendapatkan tambahan 13.33 poin atau 0.21% ke level 6.489,40 usai tadi pagi melompat tinggi menuju 6.502,15 lewat peningkatan 26,080 poin yang setara 0,403%. Sedangkan pada penutupan Selasa (2/4) sebelum liburan bertengger di posisi 6.476,07 poin.
Sektor saham hingga perdagangan siang terlihat bergerak menghijau dipimpin kenaikan tertinggi sektor pertanian 1,14% yang diikuti lesatan keuangan hingga 1,12%. Sementara pelemahan terdalam menimpa pertambangan usai kehilangan 1,38% serta sektor consumer jatuh 0,68%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,48 triliun dengan 10,25 miliar saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp415,63 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,11 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,53 triliun. Tercatat 186 saham naik, 202 turun dan 135 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA), PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) serta PT Astra International Tbk. (ASII). Sedangkan saham-saham dengan pelemahan yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) dan PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. (GOLD).
Menurut Yahoo Finance, rupiah pada sesi siang berada di posisi Rp14.180/USD atau membaik dari posisi penutupan kemarin sebelum liburan di level Rp14.215/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp14.175 sampai dengan Rp14.232/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, hingga sesi I berada di level Rp14.180/USD juga lebih baik dari sebelumnya Rp14.223/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.180-Rp14.191/USD.
Sementara data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau usai bangkit pada level Rp14.182/USD. Posisi ini berangsur pulih dari posisi Selasa, kemarin di level Rp14.237/USD.
Di sisi lain IHSG pada sesi siang menjelang akhir pekan terpantau naik tipis usai mendapatkan tambahan 13.33 poin atau 0.21% ke level 6.489,40 usai tadi pagi melompat tinggi menuju 6.502,15 lewat peningkatan 26,080 poin yang setara 0,403%. Sedangkan pada penutupan Selasa (2/4) sebelum liburan bertengger di posisi 6.476,07 poin.
Sektor saham hingga perdagangan siang terlihat bergerak menghijau dipimpin kenaikan tertinggi sektor pertanian 1,14% yang diikuti lesatan keuangan hingga 1,12%. Sementara pelemahan terdalam menimpa pertambangan usai kehilangan 1,38% serta sektor consumer jatuh 0,68%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,48 triliun dengan 10,25 miliar saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp415,63 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,11 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,53 triliun. Tercatat 186 saham naik, 202 turun dan 135 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA), PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) serta PT Astra International Tbk. (ASII). Sedangkan saham-saham dengan pelemahan yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) dan PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. (GOLD).
(akr)
Lihat Juga :