Tiga Usaha Pelayaran Swasta Resmi Layani Tujuh Trayek Tol Laut

Jum'at, 05 April 2019 - 00:12 WIB
Tiga Usaha Pelayaran...
Tiga Usaha Pelayaran Swasta Resmi Layani Tujuh Trayek Tol Laut
A A A
JAKARTA - Sebanyak tiga perusahaan pelayaran swasta yang telah dinyatakan menang dalam lelang operator tujuh trayek angkutan tol laut tahun 2019 siap memberikan pelayanan kepada masyarakat pengguna angkutan tol laut. Ketiga perusahaan tersebut meliputi PT Mentari Sejati Perkasa (Mentari Lines), PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk. (Temas Line), dan PT Pelangi Tunggal Ika.

Adapun ketiga perusahaan tersebut merupakan pemenang lelang yang telah ditetapkan pada tanggal 25 Maret 2019 dan selanjutnya ketujuh trayek tersebut akan segera beroperasi melayani masyarakat di berbagai daerah.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Capt. Wisnu Handoko menyebutkan bahwa Mentari Lines akan menjadi operator untuk empat trayek yaitu trayek H-2 dengan rute Tanjung Perak-Wanci-Namlea-Namrole-Tanjung Perak, lalu trayek H-3 yakni Tanjung Perak-Tenau-Saumlaki-Dobo-Tanjung Perak, juga trayek T-9 dari Tanjung Perak-Oransbari-Waren-Teba-Ambon-Tanjung Perak serta trayek T-12 untuk rute Saumlaki-Larat-Teba-Moa-Kisar-Kalabahi-Saumlaki.

Sementara Temas Line akan menjadi operator untuk trayek T-11 yakni Tanjung Perak-Fakfak-Kaimana-Timika-Agats-Boven Digoel-Tanjung Perak. "Sedangkan PT. Pelangi Tunggal Ika akan menjadi operator trayek Tenau-Rote-Sabu-Lamakera-Tenau (T-13) dan Tenau-Lewoleba-Tabilota-Larantuka-Marapokot-Tenau (T-14)," ungkapnya di Jakarta, Kamis (4/4).

Menurut Capt. Wisnu, terdapat perbedaan bentuk subsidi yang diberikan pemerintah kepada operator tol laut. Jika pelayanan menggunakan kapal negara yang dibangun Pemerintah, maka subsidi yang diberikan berupa subsidi operasional kapal. Sedangkan jika menggunakan kapal milik operator, maka subsidi yang diberikan berupa subsidi sewa kontainer.

"Khusus trayek yang menggunakan kapal negara, kami sudah meminta kepada operator pemenang lelang untuk menggunakan kapal milik mereka jika suatu saat muatan bertambah," pungkasnya.

Tahun ini Pemerintah telah mengalokasikan anggaran subsidi program tol laut sebesar Rp222 miliar untuk penyelenggaraan 18 trayek, meliputi 11 trayek dioperatori perusahaan BUMN PT PELNI (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) serta PT Djakarta Lloyd (Persero). Sedangkan sebanyak tujuh trayek lainnya dioperatori oleh perusahaan pelayaran swasta.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berat di Ongkos, Pelni...
Berat di Ongkos, Pelni Ngos-ngosan Lakukan Penugasan
Usai Vakum Dua Tahun,...
Usai Vakum Dua Tahun, Kapal Tol Laut Kembali Layani Pelayaran di Bintan
Kemenhub Mati-matian...
Kemenhub Mati-matian Menghidupkan Program Tol Laut
Hore! Pelni Kaji Kemungkinan...
Hore! Pelni Kaji Kemungkinan Tambah Rute ke Pulau Morotai
Kejayaan Indonesia Ada...
Kejayaan Indonesia Ada di Laut, SDM Unggul Sektor Pelayaran Disiapkan
Program Tol Laut Masih...
Program Tol Laut Masih Jadi Andalan Distribusi Logistik
Berita Terkini
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
1 jam yang lalu
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
1 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
2 jam yang lalu
TUKS Petrokimia Gresik...
TUKS Petrokimia Gresik Raih Predikat Pelabuhan Terbaik Nasional
2 jam yang lalu
Siap-siap Pendaftaran...
Siap-siap Pendaftaran Peserta Magang Nasional Angkatan II Dibuka Mulai 16 Juli
2 jam yang lalu
Harga Serat Naik, Pemilik...
Harga Serat Naik, Pemilik Brand Lokal Mulai Menghitung Ulang Pilihan Kainnya
3 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved