Pelni Lakukan Pengapalan Perdana Batubara PLN

Sabtu, 06 April 2019 - 20:52 WIB
Pelni Lakukan Pengapalan...
Pelni Lakukan Pengapalan Perdana Batubara PLN
A A A
JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni melakukan pengapalan perdana angkutan batubara PLN, yang dimuat dari Pelabuhan Sungai Puting, Kalimantan Selatan ke PLTU Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (6/4/2019). Pengapalan menggunakan TB Oceanus 203 dan BG Oceanus 32 dengan jumlah 7.500 ton batubara.

Pengangkutan perdana batubara PLN merupakan implementasi transformasi bisnis Pelni yang dicanangkan sejak 2017. Selama ini, Pelni lebih dikenal sebagai BUMN transportasi laut angkutan penumpang. Setelah menandatangi Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) alias PLN, pada Januari kemarin, pengapalan perdana batubara PLN dimulai.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni, Yahya Kuncoro, menjelaskan Pelni selama ini dikenal sebagai angkutan laut nasional melayani angkutan penumpang antar pulau. Secara bertahap, Pelni bertransformasi memasuki bisnis angkutan barang yang diawali dengan pelaksanaan penugasan angkutan barang Tol Laut dari pemerintah pada 2015.

"Berawal dari Tol Laut, Pelni siap mengangkut komoditas batubara serta angkutan barang lain untuk kebutuhan proyek milik PLN," terang Yahya Kuncoro di Jakarta, Sabtu (6/4/2019).

Pengangkutan batubara PLN, lanjutnya menjadi titik kebangkitan Pelni melayani angkutan barang curah. Pengangkutan perdana batubara PLN dari Pelabuhan Sungai Puting merupakan upaya Pelni bertransformasi dari angkutan penumpang sebagai angkutan penugasan dan angkutan barang sebagai angkutan non Public Service Obligation (PSO).

Dengan mengangkut barang milik perusahaan BUMN, Pelni berharap, kedepan pendapatan Pelni bukan hanya dari PSO saja, namun akan ada kontribusi dari pendapatan non PSO.

"Tanda tangan MoU yang ditindaklanjuti dengan angkutan perdana dari Tanjung Puting ke Indramayu menjadi momen penting transformasi bisnis dari angkutan penumpang ke angkutan barang," tambah Yahya Kuncoro.

Sebagai BUMN transportasi laut, Pelni dengan pengalamannya melayari seluruh perairan Nusantara siap mengangkut batubara dan angkutan logistik lainnya. Kedepan, Pelni berharap dapat menjadi bagian dari proses bisnis PLN, untuk memenuhi kebutuhan listrik di Indonesia.

"Kami berharap sinergi Pelni dengan PLN ini dapat berkelanjutan untuk saling memenuhi kebutuhan dan mendapatkan manfaat bersama dalam sinergi BUMN," katanya.

Kedepan, Pelni akan mengoperasikan kapal Bulk Carrier yang dapat mengangkut batubara dalam jumlah besar sekitar 20.000-30.000 ton. Pelni juga akan mengangkut muatan curah lainnya bekerjasama dengan BUMN Inalum. Bahkan Pelni siap untuk melayarkan kapalnya ke luar negeri.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Luhut Pastikan Pasokan...
Luhut Pastikan Pasokan Batubara ke PLN Aman Tanpa Subsidi
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Tingkatkan Layanan Jasa...
Tingkatkan Layanan Jasa Pelayaran, ASDP Gandeng Pelindo dan Pelni
PLN Runners Bertekad...
PLN Runners Bertekad Sukseskan PLN Mobile Color Run 2025 di Palembang
PLN, PTBA dan KAI Kerja...
PLN, PTBA dan KAI Kerja Sama Amankan Pasokan Batu Bara
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
55 menit yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
1 jam yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
2 jam yang lalu
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
2 jam yang lalu
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
3 jam yang lalu
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
3 jam yang lalu
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved