Menko Luhut: Rasio Utang Masih Rendah Tetap Digebukin

Senin, 08 April 2019 - 20:51 WIB
Menko Luhut: Rasio Utang...
Menko Luhut: Rasio Utang Masih Rendah Tetap Digebukin
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan menegaskan, bahwa rasio utang Indonesia masih jauh lebih rendah dibanding negara lain. Rasio utang tersebut dilihat dari perbandingannya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

"Rasio utang kita di bawah 30%, jadinya masih rendah dan terjaga," kata Menko Luhut di Gedung Telkom Hub, Jakarta, Senin (8/4/2019).

Berdasarkan data kementerian keuangan, total utang pemerintah pusat hingga Januari 2019 nyaris tembus Rp4.500 triliun atau mencapai Rp4.498,6 triliun. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan posisi utang pada Januari 2018 yang mencapai Rp 3.958,7 triliun.

Sementara Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada akhir Januari 2019 sebesar USD383,3 miliar atau sekitar Rp5.366,2 triliun (kurs Rp14.000/USD). Jumlah itu terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar USD190,2 miliar serta utang swasta termasuk BUMN sebesar USD193,1 miliar.

Meski begitu Menko Luhut menekankan, bahwa utang yang dimiliki Indonesia digunakan untuk hal-hal yang bersifat produktif. "Utang kitapaling rendah. Utang kalau benar, proyek produktif ya ndak ada masalah. Saya di WEF (World Economic Forum) ditanya kenapa utang segitu? segitu aja digebukin," jelasnya.

Lebih lanjut terang dia, menyebutkan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia mencerminkan kondisi yang baik, sehingga utang tidak menjadi masalah. Sambung dia menyakini pertumbuhan ekonomi bakal tumbuh di atas 6%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Utang Pemerintah Membengkak,...
Utang Pemerintah Membengkak, Februari 2021 Tembus Rp6.361 Triliun
Prabowo Bakal Tarik...
Prabowo Bakal Tarik Utang Baru Rp781 Triliun di 2026, Ekonom Ungkap Kunci Klaim Aman
Fantastis! Utang AS...
Fantastis! Utang AS Capai Rp510 Kuadriliun, Tiap Orang Tanggung Rp1,5 Miliar
Waduh! Utang Pemerintah...
Waduh! Utang Pemerintah Capai Rp8.353 T, Dekati Level Berbahaya
Utang Negara Rp6.570,17...
Utang Negara Rp6.570,17 Triliun Bisa Dibayar Lewat Pajak, Ekonom: Terlalu Sederhana
Duh, Beban Utang Pemerintah...
Duh, Beban Utang Pemerintah Sudah Sangat Mengkhawatirkan!
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
15 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved