Diserang Kampanye Negatif Sawit, RI Cari Pasar Ekspor Baru hingga Afrika

Jum'at, 12 April 2019 - 22:13 WIB
Diserang Kampanye Negatif...
Diserang Kampanye Negatif Sawit, RI Cari Pasar Ekspor Baru hingga Afrika
A A A
JAKARTA - Pemerintah menyiapkan strategi baru jika saja nantinya Uni Eropa (UE) memberlakukan RED II Delegated Act pada 12 Mei 2019, mendatang yang melarang sawit (CPO) dan produk turunannya masuk ke pasar kawasan itu. Hal ini agar produk sawit Indonesia juga tetapi mampu bersaing.

Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pemerintah memang saat ini tengah melakukan perluasan pasar ekspor minyak sawit (Crude Palm Oil/CPO). Saat ini proses perundangan dengan negara-negara khususnya yang berada di Asia dan Afrika terus dilakukan.

"Memang sedang berjalan (perluasan pasar ekspor lewat Free Trade Agreement/FTA). Itu Menteri Perdagangan (tugasnya) saya tahu pembicaraan sudah mulai," ujar Menko Darmin di Jakarta, Jumat (12/4/2019).

Beberapa negara yang tengah dalam negosiasi yakni seperti Pakistan hingga India dan bahkan Afrika. Komunikasi dengan kedua negara tersebut terus dilakukan secara intensif. "Rasanya dengan India itu mestinya sudah, Pakistan juga sudah," jelasnya.

Sementara salah satu negara lainnya yakni Turki juga tengah dilakukan penjajakan dan ada proses pembicaraan. Meskipun belum seintensif negara India dan Pakistan, namun Darmin menekankan pembicaraan dengan Turki cukup positif sejauh ini. "Turki sudah dimulai dibicarakan juga. Jadi pembicaraan juga juga sudah jalan," kata Darmin.

Menurutnya pemerintah memang lebih fokus mengembangkan pasar ekspor sawit menuju negara yang menggunakan Palm Oil sebagai kebutuhan sehari-hari. Akan tetapi, bukan sembarang negara juga yang menjadi pasar ekspor lain, tapi juga harus memperhatikan pertumbuhan ekonominya juga. "Dan memang kita dahulukan ke negara yang banyak menggunakan pm oil. Setelah Asia Selatan kita masuk ke Afrika," papar dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
El Nino Bikin Harga...
El Nino Bikin Harga Minyak Sawit Melambung Tinggi
Terungkap, Punya Lahan...
Terungkap, Punya Lahan 1 Ha Sawit Bisa Panen 10 Ton CPO per Tahun
Harga CPO Tertinggi...
Harga CPO Tertinggi di Tahun 2021
Larangan Ekspor CPO...
Larangan Ekspor CPO Sudah Dicabut, Petani Sawit Masih Teriak Soal Harga TBS
Ekspor Sawit Desember...
Ekspor Sawit Desember 2025 Melonjak 102,23%, Total Nilainya Tembus USD24,42 Miliar
Susun Standar Keberlanjutan...
Susun Standar Keberlanjutan Minyak Sawit, Indonesia dan Malaysia Gandeng FAO
Berita Terkini
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
36 menit yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
50 menit yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
2 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
3 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
4 jam yang lalu
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
10 jam yang lalu
Infografis
GESITS akan Sambangi...
GESITS akan Sambangi Pasar Afrika Barat dan Australia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved