Ekonom: Hasil Quick Count Penyebab Rupiah Perkasa

Kamis, 18 April 2019 - 15:28 WIB
Ekonom: Hasil Quick...
Ekonom: Hasil Quick Count Penyebab Rupiah Perkasa
A A A
JAKARTA - Hasil hitung cepat (quick count) pemungutan suara dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 menurut Ekonom Bank Permata Joshua Pardede, memberikan efek positif terhadap kurs rupiah untuk melaju di zona hijau. Sejauh ini Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden (Paslon) nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin terpantau masih unggul dalam quick count untuk jadi pendorong dalam pasar keuangan.

Lebih lanjut terang Joshua, lantaran investor lebih yakin dengan Presiden selanjutnya yang akan memimpin Indonesia untuk lima tahun kedepan. "Dalam negeri hasil result quick qount sebagian besar mengunggulkan dan menyimpulkan Joko widodo yang menang. Sehingga ini memberikan confindent bagi pasar, terlebih Pemilu berjalan dengan damai, jadi pertimbangan pelaku," ujar Joshua saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Selain faktor domestik, penguatann rupiah juga imbas dari sentimen global dimana salah satu perilisan data internal China yang membuat mata uang lokal semakin percaya diri. Sebelumnya Negeri Tirai Bambu -julukan China- merilis pertumbuhan ekonomi yang melaju stabil pada level 6,4% seiring peningkatan tajam dalam output pabrik, dengan produksi industri melonjak menjadi 8,5% pada bulan Maret.

"Rupiah dan penguatan mata uang asing lainnya memang karena data perdagangan internal tiongkok, untuk mendorong pasar mata uang Asia. Dimana data tersebut direspon posotif oleh investor," jelasnya.

Sebelumnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I perdagangan, Kamis (18/4/2019) melanjutkan tren positif meski dengan penguatan terbatas. Tren pemulihan kurs rupiah mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang yang kokoh berdiri di zona hijau.

Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp14.035/USD atau sedikit terkoreksi dari pembukaan pagi tadi, namun masih membaik dari kemarin Rp14.080/USD. Sementara berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan dengan perbaikan pada level Rp14.016/USD.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
8 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
37 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Mengenal Stroke, Penyebab...
Mengenal Stroke, Penyebab Suami Najwa Shihab Meninggal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved