Lampung Utara Targetkan 750 Sapi Betina Ikut Asuransi

Kamis, 18 April 2019 - 14:07 WIB
Lampung Utara Targetkan...
Lampung Utara Targetkan 750 Sapi Betina Ikut Asuransi
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian terus mensosialisasikan program Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau (AUTS). Terbaru di Kabupaten Lampung Utara, menargetkan sebanyak 750 ekor sapi dan kerbau ikut serta program AUTS tahun ini.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy, mengatakan program AUTS bertujuan mengamankan indukan yang selama ini banyak dipotong. Apalagi pemerintah sudah membuat peraturan pelarangan pemotongan betina produktif.

"Jadi yang kita targetkan adalah komoditas yang mudah terkena resiko. Yaitu sapi betina, agar tetap dipertahankan untuk berkembang biak," kata Sarwo Edhy, Kamis (18/4/209).

Sarwo Edhy pun memberikan dukungan dan motivasi bagi stakeholder pelaku bisnis peternakan untuk ikut asuransi ternak sapi.

"Kita semua tahu risiko berusaha di bidang peternakan begitu rentan, misalnya sapi terkena penyakit, yang menyebabkan kematian, serta rawan pencurian, sehingga perlu ada upaya khusus untuk melindungi peternak dan keberlangsungan usaha ternak tersebut," tuturnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Lampung Utara, Sofyan, mengatakan data hingga pertengahan April, peternak yang ikut program asuransi ternak sebanyak 374 ekor sapi dan kerbau.

"Dari total tersebut, rinciannya sebanyak 124 ekor yang sudah terbit polis asuransi, 199 ekor ternak sedang proses polisnya, dan 51 ekor ternak sapi masih proses input data," jelas Sofyan.

Sofyan mengungkapkan, program AUTS di kabupaten Lampung Utara masuk tahun ketiga. Periode 2017 dari target 225 ekor sapi, realisasi mencapai 325 ekor sapi. Periode 2018 target 525 ekor sapi dan kerbau, realisasi mencapai 823 ekor.

"Program AUTS menyasar peternak memiliki sapi betina produktif," tambahnya.

Sofyan menuturkan, dari total biaya premi sebesar Rp200 ribu per ekor per tahun, 80% uang premi atau sekitar Rp160 ribu di tanggung pemerintah melalui Kementerian Pertanian. Sementara, 20% atau nominal Rp40 ribu ditanggung peternak sebagai pihak penerima manfaat.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Genjot Populasi Sapi...
Genjot Populasi Sapi BB, Penuhi Protein Hewani
Kementan Terus Berupaya...
Kementan Terus Berupaya Kembangkan Sapi Galician Blonde
1.020 Ekor Sapi di Pringsewu...
1.020 Ekor Sapi di Pringsewu Terdaftar Asuransi Usaha Ternak
Kementan Distribusikan...
Kementan Distribusikan Sapi Pesisir ke Bengkalis dan Mentawai
Kementan Dorong Pengembangan...
Kementan Dorong Pengembangan Sumber Daya Ternak Lokal Sapi Pasundan
Mentan Dorong Sulsel...
Mentan Dorong Sulsel Jadi Lokomotif Ternak Sapi Kerbau Nasional
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
7 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
Kapal Selam Nuklir AS...
Kapal Selam Nuklir AS Muncul di Korea Selatan, Korea Utara Marah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved