Pembangunan Bendungan Napun Gete di NTT Capai 63%

Rabu, 24 April 2019 - 05:38 WIB
Pembangunan Bendungan...
Pembangunan Bendungan Napun Gete di NTT Capai 63%
A A A
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)saat ini tengah menyelesaikan 3 bendungan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ketiganya adalah Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka, Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan Bendungan Manikin di Kabupaten Kupang.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menerangkan pembangunan ini untuk menampung ketersediaan air, dimana air menjadi kunci pembangunan di NTT yang memiliki curah hujan lebih rendah dibanding daerah lain.

Secara keseluruhan pembangunan bendungan akan menampung air sebanyak 188 juta m3 yang dapat dimanfaatkan untuk irigasi, sumber air baku, pembangkit listrik dan pariwisata.

"Pembangunan bendungan ini diikuti oleh pembangunan jaringan irigasinya. Dengan demikian bendungan yang dibangun dengan biaya besar dapat bermanfaat karena airnya dipastikan mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani," jelas Basuki di Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Progres pembangunan Bendungan Napun Gete saat ini sudah mencapai 63,21% dengan target selesai tahun 2020. Total nilai kontrak pembangunannya sebesar Rp884 miliar dengan kontraktor PT Nindya Karya (Persero).

Bendungan ini memiliki kapasitas tampung 14,34 juta m3 dengan luas genangan 99,78 hektar (ha). Manfaatnya akan dapat mengairi irigasi seluas 300 ha, menyediakan air baku sebanyak 214 liter per detik, pengendali banjir sebanyak 219 m3 per detik dan memiliki potensi pembangkit tenaga listrik 0,71 megawatt.

Selanjutnya, Bendungan Temef memiliki luas genangan 380 Ha dengan kapasitas tampung 45,78 m3 untuk mengalir irigasi 600 ha, air baku 10 liter per detik dan potensi tenaga listrik sebesar 2,6 megawatt. Total biaya pengerjaan Rp1,5 triliun dengan masa waktu pelaksanaan 2017-2021. Pembangunan dikerjakan kontraktor PT Waskita Karya dan PT Nindya Karya.

Bendungan Manikin merupakan bendungan yang baru dimulai pengerjaannya tahun 2019, setelah kontraknya ditandatangani pada akhir Desember 2018, dengan kontraktor pelaksana PT Wijaya Karya dan PT Pembangunan Perumahan.

Bendungan Manikin memiliki kapasitas tampung 28,2 juta m3 dengan biaya konstruksi Rp1,9 triliun. Keberadaan bendungan ini diharapkan dapat menyediakan air baku di Kabupaten Kupang dengan debit sebesar 0,7 m3 per detik, irigasi 310 hektar lahan pertanian, pengendalian banjir 600 m3 per detik, pengembangan pariwisata, serta pembangkit listrik tenaga mikro hidro dengan daya 0,1 MW.

Kementerian PUPR akan menambah dua bendungan lain, yakni Mbay di Kabupaten Nagekeo dan Kolhua di Kota Kupang dalam tahap desain.

Selain bendungan, Kementerian PUPR melalu Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Kupang, Ditjen Sumber Daya Air juga melakukan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi irigasi. Pada 2019, Kementerian PUPR menganggarkan Rp202 miliar untuk pembangunan jaringan irigasi baru dan rehabilitasi di enam lokasi sepanjang total 315 km.

Tiga lokasi diantaranya daerah irigasi (DI) Bendungan Ratiklot di Kabupaten Belu, DI Kodi di Kabupaten Sumba Barat Daya, dan DI Wae Mantar Kabupaten Manggarai. Pembangunan jaringan transmisi air baku dari Bendungan Rotiklot sepanjang 30 km juga dianggarkan tahun 2019 sebesar Rp20 miliar.

Kemudian pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi di bendung Mautenda Kabupaten Ende dan Baing di Kabupaten Sumba Timur sepanjang 58 kilometer. Biaya pengerjaan fisiknya sebesar Rp99 miliar dari anggaran tahun 2019.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PUPR Perpanjang Masa...
PUPR Perpanjang Masa Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Venues PON
Dorong Pemulihan Ekonomi,...
Dorong Pemulihan Ekonomi, Basuki Percepat Pembangunan Bendungan Pidekso
Food Estate di Kalteng,...
Food Estate di Kalteng, Menteri Basuki Utamakan Pembangunan Irigasi
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran...
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran yang Ramah Lingkungan dan Humanis
Percepat Pembangunan...
Percepat Pembangunan SPAM Djuanda, Kementerian PUPR Beri Waktu 2 Minggu Prakualifikasi Lelang
Dukung Pemulihan Ekonomi,...
Dukung Pemulihan Ekonomi, Menteri Basuki Target Jembatan Sei Rampung 2021
Berita Terkini
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
11 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
45 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved