Alsintan Jadi Minat Anak Muda Turun ke Sektor Pertanian

Rabu, 24 April 2019 - 21:33 WIB
Alsintan Jadi Minat...
Alsintan Jadi Minat Anak Muda Turun ke Sektor Pertanian
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian berharap penggelontoran alat mesin pertanian (alsintan) menjadi jalan bagi anak muda agar mau turun langsung ke sektor pertanian.

"Dengan teknologi, kita harapkan generasi milenial mau bercocok tanam, peduli dengan nasib petani dan siap meningkatkan produksi pangan kita," ujar Direktur Alat Mesin Pertanian Kementan, Andi Nur Alamsyah dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu, (24/4/2019).

Andi menjelaskan bantuan alsintan ini terus digelontorkan sejak 2014, dimana bantuan yang dikeluarkan pemerintah mencapai Rp520,18 miliar dengan volume unit sebanyak 12.501. "Untuk 2015, total anggaran yang dikeluarkan Rp1,98 triliun dengan volume mencapai 56.785 unit," jelas Andi.

Selanjutnya total anggaran yang digelontorkan pada 2016 mencapai Rp2,96 triliun dengan volume unit mencapai 148.804. Kemudian anggaran tahun 2017 mencapai Rp2,83 triliun dengan volume unit mencapai 84.381.

"Sedangkan anggaran pada 2018 mencapai Rp3,4 triliun dengan volume unit mencapai 126.942," tambah dia.

Andi menambahkan, seluruh bantuan yang tersalurkan merupakan bentuk keseriusan Kementan dalam mendorong peningkatan jumlah produksi.

Di sisi lain sejumlah petani memberikan catatan pembangunan sektor pertanian Pemerintahan Presiden Jokowi-JK. Bagi petani, Pemerintahan yang tengah berada di ujung masa bakti periode 2014-2019 cukup berhasil dalam memajukan sektor pertanian Indonesia selama empat tahun terakhir.

Yang paling dirasakan petani sebagai ujung tombak penyediaan bahan pangan, ditandai dengan masuknya berbagai bantuan yang datang secara terus menerus.

"Yang jelas, selama pemerintahan Jokowi-JK, kami mendapat bantuan benih, bibit dan alat mesin pertanian seperti traktor, pengering, pencacah dan pompa air. Tapi ada juga cangkul serta perlengkapan lain," tutur Ajang, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Petani Desa Marga Asih, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, akhir pekan lalu.

Ajang berharap Presiden terpilih tetap mempertahankan Andi Amran Sulaiman sebagai menteri berikutnya. Ajang menilai, Amran adalah sosok pekerja keras dan mampu mendekatkan diri dengan para petani. Dia juga salah satu menteri yang rajin menemui petani di Bandung.

Menurut Ajang, maksimalnya bantuan bahkan membuatnya tak lagi khawatir akan kekurangan benih. "Kalau bantuan benih memang dari pemerintah yang dulu-dulu sudah ada. Tapi yang paling sering memperhatikan petani baru ini. Perhatian beliau kepada petani sangat luar biasa," jelas dia.

Ajang menjelaskan semua bantuan sudah dimanfaatkan para petani Desa Marga Asih untuk memompa produksi. "Bantuan pemerintah tidak pernah berhenti. Terus terusan datang. Semua bantuan juga sudah digunakan sama petani," katanya.

Untuk hasil panen, kata Ajang, mesin dan teknologi berhasil meningkatkan jumlah produksi. Salah satunya adalah padi. Jumlah yang dihasilkan mencapai sembilan ton per hektar (ha). Padahal jumlah sebelumnya hanya berkisar di angka tujuh ton.

"Kalau untuk jagung mencapai sembilan ton per ha. Tentu saja ini meningkat tajam jika dibandingkan dengan panen raya sebelum menggunakan alsintan," katanya.

Hal senada juga diungkapkan petani Bandung Barat, Mandu Torik (33). Pria yang sehari-hari bercocok tanam di Kecamatan Gununghalu ini meminta Mentan Amran terus membantu para petani di Jawa Barat. "Buat kami, para petani di Bandung Barat tidak ada sosok menteri yang berpihak seperti pak Amran. Kami ingin beliau tetap di kursi pertanian," ujar dia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Genjot Produktivitas...
Genjot Produktivitas Pertanian, Pemerintah Dukung Modernisasi Alat dan Mesin Pertanian lewat KUR
Anggaran Bengkel Alsintan...
Anggaran Bengkel Alsintan Rp738 Juta per Desa, Buat Apa Saja?
Kementan Dorong Generasi...
Kementan Dorong Generasi Milenial Terjun di Bidang Pertanian
CropLife Indonesia Menggelar...
CropLife Indonesia Menggelar AGM Bersama Stakeholder untuk Pertanian Modern
Keluar Gedung KPK, Direktur...
Keluar Gedung KPK, Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan Irit Bicara
Ubah Mindset Petani...
Ubah Mindset Petani di Food Estate dengan Alsintan
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
1 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
1 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
1 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
1 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
2 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
2 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved