Kuartal I 2019, United Tractors Bukukan Laba Bersih Rp3,1 Triliun

Kamis, 25 April 2019 - 06:36 WIB
Kuartal I 2019, United...
Kuartal I 2019, United Tractors Bukukan Laba Bersih Rp3,1 Triliun
A A A
JAKARTA - PT United Tractors Tbk (UNTR) pada kuartal I 2019, membukukan pendapatan bersih sebesar Rp22,6 triliun atau meningkat 19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp19,0 triliun.

Sejalan dengan peningkatan pendapatan bersih, UNTR membukukan laba bersih sampai dengan Maret 2019 sebesar Rp3,1 triliun atau meningkat 21% dibandingkan laba bersih periode yang sama tahun 2018 sebesar Rp2,5 triliun. Pertumbuhan laba bersih ini didorong oleh kinerja positif dari lini bisnis kontraktor penambangan dan kontribusi baru dari lini bisnis pertambangan emas.

Mesin konstruksi, kontraktor penambangan, pertambangan batubara, pertambangan emas dan industri konstruksi secara berturut-turut memberikan kontribusi sebesar 30%, 42%, 16%, 8% dan 4% terhadap total pendapatan bersih konsolidasian.

Segmen usaha mesin konstruksi mencatat peningkatan penjualan alat berat Komatsu sebesar 1% menjadi 1.181 unit, dibandingkan dengan 1.171 unit pada kuartal I 2018. Komatsu mampu mempertahankan posisi sebagai market leader alat berat, dengan pangsa pasar domestik 38% (berdasarkan riset pasar internal).

Sementara itu, pendapatan perseroan dari penjualan suku cadang dan jasa pemeliharaan alat berat meningkat 2% menjadi Rp2,2 triliun. Penjualan produk merek lainnya yaitu UD Trucks mengalami penurunan dari 202 unit menjadi 161 unit, dan penjualan produk Scania turun dari 266 unit menjadi 148 unit.

"Penurunan penjualan UD Trucks dan Scania karena pengaruh penurunan harga batubara kalori rendah dan menengah, dimana kedua produk tersebut banyak digunakan di sektor pertambangan," terang Corporate Secretary UNTR, Sara Loebis dalam keterangan resmi, Rabu (24/4/2019).

Secara total, pendapatan bersih dari segmen usaha mesin konstruksi turun 2% menjadi Rp6,8 triliun dibandingkan Rp6,9 triliun pada periode yang sama tahun 2018.

Bidang usaha kontraktor penambangan yang dioperasikan PT Pamapersada Nusantara (PAMA), sampai bulan Maret 2019, membukukan peningkatan pendapatan bersih sebesar 20% menjadi Rp9,5 triliun. PAMA mencatat peningkatan volume produksi batubara sebesar 14%, dari 26,7 juta ton menjadi 30,5 juta ton. Sementara itu, volume pekerjaan pemindahan tanah (overburden removal)meningkat 13% dari 207,1 juta bcm menjadi 234,6 juta bcm.

Bidang usaha pertambangan batubara yang dijalankan PT Tuah Turangga Agung, total penjualan batubara pada kuartal I 2019 mencapai 2,5 juta ton termasuk 325 ribu ton batubara kokas, turun jika dibandingkan periode yang sama tahun 2018 sebesar 2,6 juta ton. Namun demikian, pendapatan unit usaha pertambangan batubara mencatat peningkatan 5% menjadi Rp3,6 triliun. Dikarenakan meningkatnya kontribusi penjualan batubara kokas.

Pertambangan emas yang dijalankan PT Agincourt Resources yang mengoperasikan tambang emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, sampai dengan Maret 2019, total penjualan emas dari Martabe Gold Mine sebanyak 97.000 ons. Sedangkan pendapatan bersih unit usaha pertambangan emas sampai dengan Maret 2019 sebesar Rp1,9 triliun.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siapkan Generasi Kompetitif,...
Siapkan Generasi Kompetitif, United Tractors Gelar SOBAT Competition 2022
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Gunakan Teknologi USC,...
Gunakan Teknologi USC, PLTU Jawa 4 Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
United Tractors Sambangi...
United Tractors Sambangi 2 Lokasi Paling Parah Terdampak Erupsi Gunung Semeru
Nilai Transaksi Capai...
Nilai Transaksi Capai Rp176,5 Miliar, Grup Astra Tambah Saham di ARKO
Peringati Hari Pendidikan...
Peringati Hari Pendidikan Nasional, United Tractors Gelar Virtual Roadshow SOBAT 2021
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
11 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved