Menteri Jonan Cemas Milenial Tak Lagi Tertarik ke Industri Energi

Kamis, 25 April 2019 - 11:38 WIB
Menteri Jonan Cemas...
Menteri Jonan Cemas Milenial Tak Lagi Tertarik ke Industri Energi
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyebutkan, bahwa Indonesia memiliki kekhawatiran tersendiri terhadap generasi muda atau yang biasa disebut milenial dalam hal keterlibatan mereka ke dalam industri berat seperti pertambangan. Hal ini disampaikan saat membuka konferensi internasional terkait implementasi kesehatan dan keselamatan kerja di negara berkembang menuju industri 4.0.

"Di era sekarang ini, kita melihat adanya transisi bisnis industri. Generasi milenial kita cenderung tidak memiliki ketertarikan untuk bekerja di industri kelas berat seperti pertambangan mineral dan migas karena faktor kesehatan dan keselamatan di lingkungan kerjanya," ungkap Jonan di Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Lebih lanjut Ia menerangkan, melihat tren industri dalam satu dekade terakhir mengalami perubahan dimana lebih condong ke arah digital. Sehingga sektor migas dan pertambangan tidak lagi menarik minat generasi zaman now.

"Kita melihat tren industri pada tahun 2008, posisi 10 perusahaan terbesar dunia didominasi oleh perusahaan pertambangan dan migas. Sementara di tahun 2018, kita melihat adanya transisi industri ke arah digital. 10 perusahaan terbesar di dunia tahun 2018 tidak lagi didominasi oleh perusahaan migas, tetapi lebih ke perusahaan berbasis digital seperti Apple, Google, dan Facebook," paparnya.

Jonan melihat bahwa generasi milenial lebih memilih untuk bekerja di lingkup industri baru, seperti industri digital karena lingkup kesehatan dan keselamatan yang dinilai lebih aman bagi mereka dibandingkan industri kelas berat. Menurutnya dibutuhkan solusi yang tepat agar industri energi kembali menarik bagi kaum muda.

"Kita membutuhkan solusi untuk mencapai standar keamanan seperti industri baru di industri kelas berat ini, dengan demikian, kita bisa menarik minat generasi muda untuk bekerja di sektor ini dengan lingkungan yang aman dan sehat," tutupnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian ESDM: Manajemen...
Kementerian ESDM: Manajemen Risiko Mutlak bagi Bisnis Migas
Kementerian ESDM Usulkan...
Kementerian ESDM Usulkan Industri Hulu Migas Bebas Pajak
Ini 28 Wilayah yang...
Ini 28 Wilayah yang Diyakini Hasilkan Cuan dari Tambang dan Migas
Kementerian ESDM Bakal...
Kementerian ESDM Bakal Lelang 3 WK Migas Terminasi Akhir Tahun Ini
Target Produksi 1 Juta...
Target Produksi 1 Juta Barel Minyak Per Hari, Kepala SKK Migas: Leadership Kunci Pencapaian
Kementerian ESDM Patok...
Kementerian ESDM Patok Investasi Migas Tahun Ini Rp246 Triliun
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
Trump Ingin Relokasi...
Trump Ingin Relokasi Warga Gaza ke Indonesia, Kemlu: Tak Dapat Diterima!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved