Manfaatkan Komoditi Lokal, Bulog Bakal Luncurkan Beras Kemasan Murah

Kamis, 25 April 2019 - 23:08 WIB
Manfaatkan Komoditi...
Manfaatkan Komoditi Lokal, Bulog Bakal Luncurkan Beras Kemasan Murah
A A A
BANDUNG - Perum Bulog bakal membranding beras lokal menjadi kemasan medium dan premium dengan harga jual terjangkau. Langkah tersebut untuk memenuhi tingginya permintaan masyarakat atau beras berkualitas.

Kepala Perum Bulog Divre Jabar Benhur Ngkaimi mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya bakal merilis kemasan beras lokal menggunakan brand baru. Beras kualitas medium dan premium tersebut bakal dikemas 5 hingga 10 kg.

“Setiap darah sudah kami arahkan untuk memiliki brand sendiri. Jadi tidak lagi menggunakan brand Beras Kita. Secara kualitas, juga berbeda. Disesuaikan dengan standar beras medium atau premium,” kata Benhur, Kamis (25/4/2019).

Diakui dia, selama ini, produk beras Bulog kemasan 5 Kg dikenal dengan nama Beras Kita. Namun, penetrasi beras tersebut cenderung kurang maksimal, lantaran kepalanya image sebagai beras Bulog. Masyarakat cenderung enggan membeli beras Bulog yang dinilai memiliki banyak kekurangan.

Dari sisi harga, dia meyakinkan akan lebih terjangkau ketimbang beras kemasan yang banyak beredar di pasaran. Dia memperkirakan, harga satu kemasan medium 5 Kg masih di bawah Rp50.000. Karena harga yang diterapkan Bulog sesuai HPP pemerintah.

Kompetitinya harga beras kemasan Bulog diharapkan menjadi alternatif bagi masyarakat mendapatkan beras berkualitas namun terjangkau. Diketuai, harga beras medium kemasan yang saat ini banyak beredar di pasaran masih di bawah Rp60.000. Sementara beras premium kemasan di atas Rp60.000 per 5 Kg.

Diakui dia, sistem penjualan beras kemasan Bulog akan memanfaatkan jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) di Jabar yang mencapai 13.000 unit. Beras tersebut sementara belum masuk ke ritel modern. Bulog, kata dia, setelah tidak lagi menyalurkan beras Raskin, kini harus mencari cara sendiri memasarkan produk, sembari menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di mayarakat.

Wahana yang dipakai Bulog adalah RPK. Mereka menjadi perpanjangan tangan Bulog kepada mayarakat. Tahun ini, pihaknya berencana menambah jumlah RPK di Jabar menjadi 15.000 unit. Penyebaran RPK nyaris merata di semua kabupaten/kota di Jawa Barat.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Warga Bandung Serbu...
Warga Bandung Serbu Operasi Pasar, 30 Ton Beras Ludes dalam 1 Jam
Stok Cadangan Beras...
Stok Cadangan Beras Bulog Menipis, Ini Biang Keladinya!
Dukung Pertumbuhan UMKM...
Dukung Pertumbuhan UMKM di Platorm Digital Ralali Gandeng Bulog
Kinerja Gemilang BULOG...
Kinerja Gemilang BULOG Jatim: Lampaui Target dan Jadi Tulang Punggung Penyerapan Beras Nasional
Beras Langka di Pasar...
Beras Langka di Pasar Ritel Modern, Bos Bulog Bilang Begini
Salurkan Beras PPKM...
Salurkan Beras PPKM ke 28,8 Juta Keluarga, Bulog Jamin Mutunya
Berita Terkini
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
26 menit yang lalu
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
32 menit yang lalu
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
44 menit yang lalu
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
51 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Ekonomi Sirkular melalui Program Pengelolaan Sampah dan Limbah Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
1 jam yang lalu
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved