IHSG Akhir Pekan Ditutup Naik Tipis, Bursa China Jatuh

Jum'at, 26 April 2019 - 16:50 WIB
IHSG Akhir Pekan Ditutup...
IHSG Akhir Pekan Ditutup Naik Tipis, Bursa China Jatuh
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Jumat (26/4/2019) berakhir naik tipis untuk melanjutkan kebangkitan sejak sesi siang tadi. Pada sesi penutupan, IHSG menguat 28,29 poin yang setara dengan 0,44% ke level 6.401,08.

Hingga perdagangan siang, IHSG berbalik menghijau usai mendapatkan tambahan 2.90 poin atau 0,05% menjadi 6,375.69 setelah pagi tadi turun 45,040 poin yang setara 0,707% ke level 6.327,75. Dibandingkan kemarin yang tertekan pada posisi penutupan Kamis (25/4) yakni 6.372,79.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp8,18 triliun dengan 12,46 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp869,46 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp3,01 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,14 triliun. Tercatat sebesar 229 saham menguat, 198 melemah dan 151 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) naik Rp2.950 menjadi Rp82.950, PT Astra International Tbk. (ASII) bertambah Rp100 menjadi Rp7.650 dan PT Indospring Tbk. (INDS) melonjak Rp70 ke posisi Rp2.360.

Saham-saham dengan pelemahan yakni PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) turun Rp120 di level Rp1.300, PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk. (GOLD) lebih rendah Rp110 menjadi Rp390 serta PT Siantar Top Tbk. (STTP) menyusut Rp100 menjadi Rp3.200.

Bursa saham daratan China jatuh di tengah penurunan luas pasar saham pada wilayah Asia setelah Dow Jones Industrial Average turun lebih dari 100 poin dalam sesi semalam. Pada sesi perdagangan akhir pekan, Komposit Shanghai terperosok 1,20% menjadi 3.086,40 dan Komposit Shenzhen juga turun 1,33% ke posisi 1,665.80.

Sementara indeks Hang Seng, Hong Kong hingga sesi sore berjuang untuk kembali ke zona hijau, hingga mendapatkan tambahan 0,19% di level 29,605.01. Sementara penurunan menimpa indeks Nikkei Jepang usai kehilangan 0,22% hingga menjadi 22.258,73 setelah saham indeks kelas berat seperti Softbank Group dan Fanuc menurun.

Indeks Topix juga tergelincir 0,15% untuk menyelesaikan perdagangan pekan ini di posisi 1.617,93. Saham Nintendo anjlok hingga 1,32% setelah perusahaan mengumumkan apa yang oleh seorang analis digambarkan sebagai "panduan ultra-konservatif" untuk tahun fiskal berjalan.

Selanjutnya di Korea Selatan, indeks Kospi juga terkapar untuk terperosok ke zona merah dengan penyusutan 0,51% menjadi 2.179,31. Bursa patokan Australia melawan tren penurunan secara keseluruhan karena ASX 200 naik tipis untuk ditutup pada 6.385,60.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
169 Saham Menguat Pagi...
169 Saham Menguat Pagi Ini, IHSG Terangkat ke Posisi 6.042
IHSG Masih Berkutat...
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah Pagi Ini, Dibuka Turun 24 Poin
Pergerakan Indeks Masih...
Pergerakan Indeks Masih Terbatas, IHSG Diprediksi Sideways
Awal Pekan, IHSG Dibuka...
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menyusut 5 Poin ke Level 6.011
Intip Rekomendasi Saham...
Intip Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini Saat IHSG Berpeluang Menghijau
Diprediksi Masih Betah...
Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Ini Rekomendasi Menu Saham Hari Ini
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
7 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
7 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
8 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
9 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
9 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
9 jam yang lalu
Infografis
6 Pekan, Houthi Tembak...
6 Pekan, Houthi Tembak Jatuh 7 Drone AS Senilai Rp3,4 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved