J Resources Peroleh Kredit USD231,98 Juta dari BNI

Minggu, 28 April 2019 - 19:01 WIB
J Resources Peroleh...
J Resources Peroleh Kredit USD231,98 Juta dari BNI
A A A
JAKARTA - PT J Resources Nusantara (JRN), anak perusahaan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) menandatangani Perjanjian Pinjaman sebesar USD231,98 juta dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI). Pembiayaan tersebut merealisasikan program JRN untuk membangun Proyek Doup sekaligus melakukan refinancing pinjaman yang dimiliki sehingga memperkuat kondisi finansial perseroan.

"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh BNI kepada kami, dengan fasilitas pinjaman ini kami bisa mengembangkan Proyek Doup sehingga dapat menambah satu aset produksi kami," ujar Direktur JRN Edi Permadi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/4/2019).

Edi Permadi menuturkan, Proyek Doup yang akan dikembangkan tersebut berada di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Provinsi Sulawesi Utara. Proyek Doup ini dimiliki oleh salah satu anak perusahaan JRN, yaitu PT Arafura Surya Alam.

Sementara itu, Pimpinan Unit Bisnis Sindikasi BNI Rommel TP Sitompul, menyampaikan apresiasinya kepada JRN. Menurutnya, sebagai bank milik pemerintah, pihaknya bangga bisa melaksanakan perjanjian sindikasi ini kepada perusahaan tambang swasta nasional.

Dia menambahkan, BNI aktif dalam pembiayaan sektor-sektor yang prospektif, termasuk pertambangan emas. Pembiayaan pada sektor pertambangan selain bertujuan memperluas jenis portfolio pembiayaan di berbagai sektor ekonomi, juga secara tidak langsung meningkatkan pendapatan negara, di mana hasil pertambangan menyumbangkan kontribusi pendapatan negara berupa royalti.

Dalam Perjanjian Pembiayaan Sindikasi yang dilaksanakan di Jakarta pada 12 April 2019 itu, ditetapkan bahwa jangka waktu perjanjiannya sampai dengan 8 tahun.

Pada 2013, JRN berhasil membangun dua pabrik pengolahan sekaligus, yaitu pabrik penglahan emas di Bakan, Sulawesi Utara, yang dioperasikan oleh PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) dan pabrik pengolahan emas di Seruyung, Kalimantan Utara, yang dioperasikan oleh PT Sago Prima Pratama (SPP), sehingga JRN memiliki empat site operasi dengan pabrik pengolahan emas.

Adapun dua aset yang sedang dalam tahap pengembangan, yaitu Proyek Doup dan Proyek Pani di Gorontalo, yang dimiliki oleh PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM). Sedangkan dua aset lainnya dalam tahap eksplorasi yaitu Bolangitang dan Bulagidun yang juga dimiliki oleh GSM.

Dengan adanya fasilitas pembiayaan dari BNI, diharapkan Proyek Doup dapat diselesaikan pembangunannya dan mulai berproduksi di akhir tahun 2020 dengan kapasitas produksi sebesar 140.000oz per tahun dan umur tambang selama lebih dari 10 tahun. Jumlah cadangan dan sumber daya dari Proyek Doup per Desember 2018 yang sudah memenuhi standard JORC adalah sebesar 1.917Koz dan 3.335Koz.

Sejak 2014 sampai dengan saat ini, JRN secara berkelanjutan selalu berhasil mengantongi penghargaan dari beberapa Kementerian, Organisasi Tambang, Pemerintah Provinsi maupun Daerah. Penghargaan tersebut diperoleh untuk berbagai kategori seperti Keselamatan Pertambangan, Pengelolaan Lingkungan Pertambangan, Proper Lingkungan, Tingkat Komponen Dalam Negeri, Penghargaan CSR, dan juga berhasil meraih beberapa sertifikasi berskala nasional maupun internasional.

Aset atau proyek milik anak-anak perusahan JRN yang berada di Indonesia selalu mengutamakan penerimaan tenaga kerja lokal yang mengacu pada standar kompetensi dari perusahaan dan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Semua aset yang berada di Indonesia tersebut 100% dioperasikan oleh anak-anak bangsa, di mana 70-85% tenaga kerja tersebut berasal dari lokal lingkar tambang dan sekitarnya.

"Sebagai perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang pertambangan emas, JRN selalu berusaha untuk menaati peraturan pemerintahan yang berlaku. Kami juga berkomitmen untuk mengutamakan aspek keselamatan dan pemeliharaan lingkungan dalam kegiatan pertambangan di seluruh lokasi tambang kami. Karena kami yakin jika kedua hal ini diperhatikan produktivitas tambang akan meningkat," kata Edi.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BNI Hadir Lebih Dekat...
BNI Hadir Lebih Dekat di HUT ke-79, Sapa Nasabah Rayakan Momen Perjalanan Tumbuh Bersama
Bantu Perangi COVID-19,...
Bantu Perangi COVID-19, UKM Binaan BNI Turut Produksi APD
HUT BNI ke-74, Pegawai...
HUT BNI ke-74, Pegawai dan Serikat Pekerja Sebar 146.000 Paket Sembako
BNI Ubah Jam Operasional...
BNI Ubah Jam Operasional Selama Bulan Ramadan
BNI Catat Kenaikan Transaksi...
BNI Catat Kenaikan Transaksi Nasabah Premium di Private Event BNI-Emirates Travel Fair 2025
Petani Dampingan Panen...
Petani Dampingan Panen Kakao Perdana, JRBM Targetkan Bentuk BUMP
Berita Terkini
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
14 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
21 menit yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
29 menit yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
56 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
1 jam yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
1 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved