Garuda Andalkan Jasa Kargo Udara untuk Tingkatkan Pendapatan

Senin, 29 April 2019 - 16:55 WIB
Garuda Andalkan Jasa...
Garuda Andalkan Jasa Kargo Udara untuk Tingkatkan Pendapatan
A A A
JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik bagi stakeholders dengan terus memperbaiki kinerjanya. Hingga akhir tahun 2018, Garuda Grup berhasil membukukan laba bersih sebesar USD5,02 juta.

Ke depan, Garuda akan berupaya untuk meningkatkan performa dan kinerjanya. Salah satunya dengan cara mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan non penumpang.

Direktur Keuangan Garuda Indonesia, Fuad Rizal, mengungkapkan perusahaan akan lebih mengoptimalkan pendapatan dari jasa kargo udara. Sebagaimana diketahui, potensi kargo udara di Indonesia sangat besar. Apalagi bisnis e-commerce saat ini berkembang pesat, sehingga akan memberi dampak positif bagi perusahaan.

"Saat ini, Garuda Indonesia menjadi pemain utama dalam bisnis kargo nasional. Kami akan terus berupaya meningkatkan bisnis kargo ini sehingga bisa memberikan dampak positif bagi perusahaan," ujar Fuad di Jakarta, Senin (29/4/2019).

Selama ini, pendapatan dari non-passenger masih di bawah dari pendapatan dari penjualan tiket penumpang. Di waktu-waktu yang akan datang, Garuda akan memperbesar persentase pendapatan dari bisnis kargo.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Garuda Indonesia Genjot...
Garuda Indonesia Genjot Pendapatan Melalui Penerbangan Kargo
Cek di Sini! Jadwal...
Cek di Sini! Jadwal Pengiriman Kargo Garuda Indonesia dari Makassar ke Singapura
Garuda Indonesia Gabung...
Garuda Indonesia Gabung Asosiasi Kargo Internasional TIACA, Akses Pasar Makin Luas
Pertama, Garuda Indonesia...
Pertama, Garuda Indonesia Raih Sertifikasi Layanan Kargo Farmasi
Garuda Indonesia Resmi...
Garuda Indonesia Resmi Layani Rute Khusus Kargo Denpasar–Hongkong
Perdana, Garuda Indonesia...
Perdana, Garuda Indonesia Buka Rute Khusus Kargo Denpasar-Narita
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
RBS 70 MANPADS, Sistem...
RBS 70 MANPADS, Sistem Pertahanan Udara Swedia untuk Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved