Pemerintah Tegaskan Tak Akan Pernah Jual Potensi Indonesia ke Negara Lain

Selasa, 30 April 2019 - 19:34 WIB
Pemerintah Tegaskan...
Pemerintah Tegaskan Tak Akan Pernah Jual Potensi Indonesia ke Negara Lain
A A A
JAKARTA - Deputi Koordinasi Infrastruktur Kemenko Kemaritiman, Ridwan Djamaluddin, menegaskan pemerintah tidak akan menjual potensi negara ke negara manapun termasuk juga ke China. Hal ini ditegaskan menyikapi beredarnya isu tentang pemerintah akan menjual potensi Indonesia ke China dalam skema Belt and Road Initiative.

Pasalnya, dirinya ikut menyaksikan penandatanganan perjanjian kerjasama dibidang ekonomi antara Indonesia dan China beberapa waktu lalu itu.

"Saya pastikan tidak ada satupun utang pemerintah yang ditanda tangani dalam kesepakatan itu," tegas Ridwan di Jakarta, Selasa (30/4/2019).

Menurut dia, pasca penandatanganan perjanjian kerjasama pada Forum Belt and Road Kedua di Beijing pada 25 April 2019 lalu, pelaksanaan kerjasama secara teknis dilanjutkan di level swasta.

"Jadi, pemerintah hanya membantu menyediakan payung besar kerjasamanya, mempertemukan antara kepentingan pemerintah daerah yang membutuhkan investasi dengan investor. Lalu memberi kepastian hukum tentang proses perizinan, setelah itu kerjasama dilanjutkan antar pengusaha," jelasnya.

Ridwan menambahkan, dalam kesempatan itu, pemerintah Indonesia menawarkan 30 proyek. Namun, dari 30 yang ditawarkan itu hanya enam yang kemungkinan akan berjalan.

Proyek-proyek ini pun terbagi dalam empat koridor, yaitu pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjutng di Sumatra Utara, pengembangan pembangkit listrik tenaga air di Kalimantan Utara, pembangunan kawasan industri Kualanamu di Medan.

Kemudian pengembangan Kawasan Ekonomi Bitung di Sulawesi Utara, penanaman kembali kelapa sawit dan pengembangan taman teknologi di Pulau Kura-Kura serta penghubung inovasi kawasan di Bali.

"Jika ditotalkan, nilai investasi di keempat koridor tersebut mencapai USD 91,1 miliar. Tapi karena prinsip kehati-hatian, ada beberapa poin yang kita belum sepakat. Sehingga pemerintah masih belum berencana menandatangani MoU kerjasama penanaman kembali kelapa sawit dengan pemerintah China," tandasnya.

Diluar proyek-proyek tersebut, lanjut Ridwan, pemerintah juga akan melakukan uji kelayakan bersama dan proposal kerjasama baru di berbagai bidang. Antara lain adalah mengenai program vokasi, kerjasama pengembangan atraksi wisata bersama, serta uji kelayakan sistem infrastruktur terpadu di destinasi Wisata Sumber Klampok, Bali.

"Kita bersinergi dengan berbagai kementerian teknis untuk memantau pelaksanaan kerjasama ini," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mengenal Lebih Dekat...
Mengenal Lebih Dekat Jalur Sutra Modern China, Pertaruhan Triliunan Dolar
Jokowi Dukung Belt and...
Jokowi Dukung Belt and Road Initiative, IKN-Kereta Cepat Akan Disinergikan Jalur Sutra Modern China
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
110 Negara Siap Hadir...
110 Negara Siap Hadir di Forum Belt and Road Initiative Jalur Sutra China
Luhut: Jangan Terlena...
Luhut: Jangan Terlena Lokasi Strategis, Kebesaran Wilayah hingga SDA Melimpah
Wamendag: Manfaatkan...
Wamendag: Manfaatkan Jalur Sutra Baru untuk Perluas Perdagangan RI
Berita Terkini
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
4 menit yang lalu
Grab Ambil Alih Kendali...
Grab Ambil Alih Kendali Superbank, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital
28 menit yang lalu
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
30 menit yang lalu
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
39 menit yang lalu
Prabowo Panggil Chatib...
Prabowo Panggil Chatib Basri ke Istana, Ada Apa?
40 menit yang lalu
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Infografis
6 Pebulu Tangkis Indonesia...
6 Pebulu Tangkis Indonesia Hengkang Bela Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved