APVI Dorong Pemerintah Agar Melakukan Kajian Ilmiah

Senin, 06 Mei 2019 - 08:04 WIB
APVI Dorong Pemerintah...
APVI Dorong Pemerintah Agar Melakukan Kajian Ilmiah
A A A
JAKARTA - Ketua Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Aryo Andrianto, mengatakan penerbitan izin pemasaran produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar di Amerika Serikat (AS) menjadi kabar gembira bagi pengguna produk tembakau alternatif.

Sebab, izin yang dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (Food and Drug Administration atau FDA AS) dapat menjadi acuan bagi negara-negara lain, termasuk Indonesia, untuk mendorong kajian ilmiah terhadap produk tembakau alternatif.

“Kami, para pengguna produk tembakau alternatif tentunya sangat senang dengan adanya kabar ini. Selama ini, keberadaan produk tembakau alternatif di Indonesia selalu dicap negatif bahkan dinilai lebih berbahaya dari rokok namun tanpa diperkuat adanya kajian ilmiah yang dilakukan pemerintah,” katanya di Jakarta, akhir pekan lalu.

FDA AS telah menerbitkan izin pemasaran bagi salah satu produk tembakau alternatif, yaitu produk tembakau yang dipanaskan bukan dibakar, pada Rabu 1 Mei 2019, waktu setempat. Izin pemasaran dikeluarkan setelah FDA melakukan peninjauan berbasis ilmiah yang ketat melalui jalur aplikasi pra-pemasaran produk tembakau (PMTA).

Produk itu telah memenuhi ketentuan standar perlindungan kesehatan masyarakat di AS karena menghasilkan lebih sedikit atau lebih rendah kadar racun berbahaya daripada rokok yang dibakar. Menurut Aryo, pemerintah terutama Kementerian Kesehatan serta Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dapat mengikuti apa yang telah dilakukan FDA.

Kajian ilmiah terhadap produk tembakau alternatif perlu dilakukan agar pemerintah mendapatkan pemahaman yang menyeluruh. “Kami tentunya sangat mendukung pemerintah mengikuti jejak FDA. Ditambah lagi, berdasarkan kajian dari FDA, produk tembakau yang dipanaskan yang bukan dibakar juga lebih sedikit kadar racunnya dari rokok,” tegasnya.

Dengan adanya fakta ilmiah tersebut, Aryo melanjutkan, pemerintah dapat memanfaatkan potensi tersebut untuk mendorong perokok aktif beralih ke produk tembakau alternatif yang lebih rendah risiko agar dapat berhenti secara bertahap. “Momentum ini harus dimaksimalkan oleh pemerintah. Apalagi produk tembakau alternatif bisa membantu pemerintah untuk menurunkan prevalensi merokok di usia dewasa,” papar Aryo.

Menurut dia, pemerintah sebagai pembuat dan penentu kebijakan memiliki peran penting hendaknya bersedia dan terbuka untuk melakukan riset lebih jauh terkait potensi produk tembakau alternatif di Indonesia. Adanya peraturan yang tepat akhirnya dapat membantu pemerintah dalam menurunkan jumlah perokok dan pada saat yang bersamaan menurunkan risiko kesehatan bagi orang-orang disekitar perokok.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Didominasi Perempuan,...
Didominasi Perempuan, Pekerja di Industri Hasil Tembakau Mayoritas Jadi Tulang Punggung Keluarga
Cerita Paino, Kesejahteraan...
Cerita Paino, Kesejahteraan Meningkat hingga Kuliahkan Anak Berkat Bertani Tembakau
Festival Industri Tembakau...
Festival Industri Tembakau Garut 2020 Pacu Pemasaran Produk Hasil Tembakau
Warga Jember Tolak Hari...
Warga Jember Tolak Hari Tanpa Tembakau Sedunia
Produk HPTL Meningkat,...
Produk HPTL Meningkat, Pemerintah Harus Tingkatkan Kajian Ilmiah
Berperan pada Program...
Berperan pada Program Asta Cita, Pemerintah Diminta Lindungi IHT
Berita Terkini
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
1 jam yang lalu
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
1 jam yang lalu
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
1 jam yang lalu
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
2 jam yang lalu
Lippo Hibahkan Lahan...
Lippo Hibahkan Lahan untuk 141 Ribu Rumah di Meikarta, Percepat Program 3 Juta Rumah
2 jam yang lalu
Danone Indonesia Dorong...
Danone Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Praktik Bisnis Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved