PLTA Batangtoru Juga Berperan Menjaga Kelestarian Hutan

Senin, 06 Mei 2019 - 08:49 WIB
PLTA Batangtoru Juga...
PLTA Batangtoru Juga Berperan Menjaga Kelestarian Hutan
A A A
JAKARTA - Keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batangtoru di Kecamatan Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara diyakini akan menjaga kelestarian hutan alam di daerah tersebut. Tak hanya itu, pembangunan PLTA ini juga tidak akan memutus perlintasan spesies langka orang utan dari blok barat ke blok timur dan blok selatan.

Justru PLTA saat ini berupaya membangun beberapa koridor dan sangat menjaga satu kanopi hutan yang dapat menghubungkan blok barat dan blok timur. “Juntaian dahan pohon itu berada di Dusun Sitandiang, Desa Bulu Mario, Kecamatan Sipirok, Tapanuli Selatan,” ujar Raja Luat Sipirok gelar Sutan Parlindungan Suangkupon, Edward Siregar dalam rilisnya, kemarin.

Jadi, kata Edward Siregar, tidak benar pembangunan PLTA Batangtoru dengan pembukaan jalan pembangunan bendungan dapat mengakibatkan koridor atau perlintasan spesies langka orang utan dari blok barat ke blok timur dan blok selatan terputus. Menurutnya, koridor itu sudah terputus secara alami karena Sungai Batangtoru yang lebar.

Edward Siregar juga menegaskan bahwa air Sungai Batangtoru tetap mengalir selama 24 jam walaupun PLTA ini dioperasikan. “Jadi tidak benar itu kalau dikatakan air Sungai Batangtoru hanya akan mengalir selama enam jam saja,” katanya. Dalam kesempatan tersebut, Edward Siregar meminta agar pihak-pihak yang menolak pembangunan PLTA ini tidak lagi menyebarkan informasi yang tidak benar ke masyarakat.

“Jangan lagi disebarkan informasi yang salah. Kalau tidak setuju, mari berdialog. Bertemu dengan masyarakat sini. Kita selalu terbuka. Datanglah. Jumpai kami di sini. Tapi jangan menyebarkan informasi yang salah,” kata Edward Siregar.

Sementara itu, tokoh adat Tawari Siregar mengatakan dua pihak yang berbeda pendapat terbuka lebar peluang duduk bersama untuk menyatukan persepsi tentang pembangunan proyek strategis nasional ini. Pengelola PLTA pun bersedia berdiskusi dan mengkaji berbagai aspek secara ilmiah. Jadi titik temunya ada.

“Pembangunan pembangkit listrik ini bukan untuk masyarakat Sipirok saja, atau Tapanuli Selatan saja, tapi untuk Indonesia. Manfaatnya bisa dirasakan seluruh masyarakat, hanya saja kebetulan dibangun di Sipirok ini. Sudahlah. Mari kita bersama untuk Indonesia ini,” katanya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pakai Sistem Water Waste,...
Pakai Sistem Water Waste, Pakar Sebut PLTA Batang Toru Tak Rusak Lingkungan
Akademisi Dukung PLTA...
Akademisi Dukung PLTA Batang Toru di Tapsel Segera Beroperasi
Masyarakat Harus Miliki...
Masyarakat Harus Miliki Akses dan Hak atas Energi Listrik
Geger, Warga Asing Ditemukan...
Geger, Warga Asing Ditemukan Tewas di Areal PLTA Batangtoru
TKA Tewas di Proyek...
TKA Tewas di Proyek Pembangunan PLTA Batangtoru, Ini Pernyataan Resminya
TKA China Tewas di PLTA...
TKA China Tewas di PLTA Batangtoru, NSHE: Kita Tunggu Penyelidikan Polisi
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
9 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
Polisi AS Memburu Makhluk...
Polisi AS Memburu Makhluk Besar Berbulu di Dalam Hutan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved