Rupiah Ditutup Tenggelam, Yen Menguat di Level Tertinggi Enam Pekan

Rabu, 08 Mei 2019 - 16:45 WIB
Rupiah Ditutup Tenggelam,...
Rupiah Ditutup Tenggelam, Yen Menguat di Level Tertinggi Enam Pekan
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Rabu (8/5/2019) ditutup tenggelam ketika minim sentimen positif dari dalam negeri. Tekanan terhadap kurs rupiah belum mereda saat Yen Jepang justru melesat ke level tertinggi dalam enam pekan memanfaatkan kondisi ketegangan perdagangan AS dan China.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah tergelincir ke level Rp14.290/USD atau tidak lebih baik dari sebelumnya Rp14.275/USD. Pergerakan harian rupiah pada perdagangan hari ini berada pada kisaran Rp14.285 sampai dengan Rp14.310/USD
.
Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga jatuh ke level Rp14.295/USD dibandingkan sesi penutupan Selasa kemarin, Rp14.280/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.289-Rp14.315/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga masih berkutat di zona merah untuk berada pada level Rp14.315/USD dan terus merosot sangat dalam. Sebelumnya rupiah juga lesu saat berhadapan dengan USD di level Rp14.305/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau menjadi Rp14.305/USD untuk menjadi sinyal kebangkitan meskipun tipis. Posisi ini memperlihatkan rupiah coba melawan untuk berada di posisi Rp14.309/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Yen Jepang menguat ke level tertinggi enam minggu terhadap dolar pada perdagangan hari Rabu ketika kekhawatiran tentang konflik perdagangan antara China dan Amerika Serikat semakin meningkat. Tensi memanas perang dagang antara dua ekonomi terbesar dunia mendorong investor untuk berlindung dalam aset safe haven.

Data ekonomi terbaru Negeri Tirai Bambu -julukan China- menunjukkan surplus perdagangan China dengan Amerika Serikat, ketika gangguan besar dari Washington terus meningkat menjadi USD21,01 miliar pada bulan April. Prospek eskalasi daripada resolusi pertengkaran antara AS dan China telah mendorong kenaikan Yen Jepang dalam beberapa hari terakhir.

Mata uang Jepang meningkat 0,2 persen terhadap dolar pada posisi 110,07 untuk mencetak kenaikan lebih dari 1% sejauh ini. Sementara Dolar Selandia Baru menjadi yang paling dalam merosot setelah bank sentral memangkas suku bunga acuan menjadi 1,5% dari 1,75%. Dolar Kiwi jatuh 0,1% meski sedikit membaik menjadi 0,6525 terhadap USD atau menjadi terendah sejak November lalu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
9 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
9 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
9 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
10 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
11 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
11 jam yang lalu
Infografis
10 Kota dengan Konsumsi...
10 Kota dengan Konsumsi Gorengan Tertinggi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved