Antam Jajaki Kerja Sama dengan 2 Perusahaan China

Selasa, 21 Mei 2019 - 04:14 WIB
Antam Jajaki Kerja Sama...
Antam Jajaki Kerja Sama dengan 2 Perusahaan China
A A A
JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) akan melakukan penandatangan perjanjian kerjasama dengan dua perusahaan swasta China, yakni Shandong Xinhai dan Huayou Cobalt Company Ltd. Direktur Utama Antam Arie Prabowo mengatakan, Antam tengah menjajaki dengan Shandong Xinhai, sebuah perusahan feronikel terbesar di China dengan produksi hingga 240.000 ton.

"Jadi rencananya kita kerja sama dengan Shandong, kenapa dengan mereka karena Shandong bersedia tidak majority baik di upstream ataupun midstream. Target tiga kita sudah detail agreement dengan nilai investasi USD1,2 miliar," ujar Arie di Path dan Veneu Dining, Jakarta.

Lebih lanjut Ia menerangkan, Antam akan membuat produksi nikel kelas dua sebesar 40-48 ribu ton, stainless sebesar 600.000 ton. Sementara itu, dengan Huayou Cobalt Company Ltd, Antam akan memproduksi nikel kelas satu atau material untuk kebutuhan baterai.

Pabrik tersebut rencananya akan dibangun di Pulau Gag, Papua. "Nilai investasinya USD6-USD12 miliar, kerja sama ini akan menjadikan produksi Antam semakin sustain. Ini kerjasama kita dengan Inalum juga," ujarnya.

Sebagai informasi, sejak pertengahan tahun lalu, Huayou berencana untuk membangun smelter nikel di Indonesia untuk memenuhi permintaan akan komoditas tersebut di industri baterai. Perusahaan tersebut akan menginvestasikan USD1,83 miliar di Indonesia dan saat ini sedang mencari rekanan lokal.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sumbang Negara Rp1,63...
Sumbang Negara Rp1,63 T, Pengamat: Antam Seperti Tak Terpengaruh Covid-19
Transformasi yang Tak...
Transformasi yang Tak Bisa Dilawan, Antam Masuk E-Commerce
Kinerja Positif Antam...
Kinerja Positif Antam Bisa Menjadi Pendongkrak Saham
Cari Emas hingga Nikel,...
Cari Emas hingga Nikel, Antam Habiskan Duit Rp38,11 Miliar di Kuartal III
Zero Fatality di 2022...
Zero Fatality di 2022 Jadi Bukti Antam Menerapkan Tata Kelola yang Baik
Silau Man! Antam Raup...
Silau Man! Antam Raup Rp19 Triliun dari Jualan Emas di 2020
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
39 menit yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
59 menit yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
10 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
11 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved